Connect with us

SKI News

1.470 Petugas Dari DPPKB & PPPA Akan Data KK Se-Magetan

Published

on

Nicka Priyamitasari kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Aduakasi & Pendayagunaan SDM (PPAPS) (DPPKB & PPPA) Kabupaten Magetan

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana & Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKB & PPPA) Kabupaten Magetan merencanakan program pendataan keluarga 2021 yang dilakukan pada 1 April 2021 hingga 31 Mei 2021 mendatang.

Nicka Priyamitasari kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Aduakasi & Pendayagunaan SDM (PPAPS) (DPPKB & PPPA) Kabupaten Magetan mengatakan pendataan keluarga 2021 akan mengerahkan 1.470 petugas pendataan untuk melakukan pendataan keluarga  tentang data pembangunan keluarga, data kependudukan, dan data Keluarga Berencana (KB).

“Program pendataan keluarga 2021 yang dilakukan pada 1 April 2021 hingga 31 Mei 2021 mendatang akan dilakukan secara  serentak diseluruh Indonesia,” ujar Nicka.Senin, (01/02/2021).

Dijelaskan pula, pendataan keluarga di Kabupaten Magetan akan dilakukan oleh masyarakat bersama kader-kader petugas pendataan yang sudah dibentuk oleh DPPKB & PPPA. “Proses pengumpulan data akan menggunakan manual atau formulir dan smartphone. Bisa dikatakan prosedur pendataan ini menyerupai metode sensus penduduk,” terangnya.

Dalam pendataan keluarga akan dilakukan dengan wawancara langsung dan obervarsi  melalui kunjungan rumah ke rumah. Petugas pendataan akan mengunjungi setiap Kartu Keluarga (KK) guna melakukan pencatatan. ”Dari pendataan tersebut ada 58 indikator yang terdiri dari 3 pokok yakni, pembangunan keluarga, data kependudukan, dan data KB. Semua pendataan akan dilakukan oleh pihak kami,” ucapnya.

Lanjutnya, wawancara dilakukan kepada keluarga atau pasangan yang mengetahui dengan baik karakteristik seluruh anggota keluarga.

Nicka juga memastikan petugas pendataan dalam  proses observasi maupun pendataan keluarga di setiap KK diwajibkan mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19. ”Dalam proses pendataan di lapangan kami harapkan dapat memberikan manfaat untuk pembangunan di Kabupaten Magetan,” paparnya.

“Program pendataan keluarga dari pemerintah sebenarnya diadakan setiap lima tahun sekali, namun karena tahun 2020 ada pandemic COVID-19 maka  kegiatan ditunda dan akan dilaksanakan pada tahun 2021 ini,” pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.