Connect with us

SKI News

Prostitusi Online Anak Dibongkar

Published

on

TERTUNDUK LESU: Tersangka ISM (34) ibu rumah tangga warga Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, mucikari prostitusi online melalui MiChat dan WhatsApp, hanya bisa tertunduk lesu saat dirilis di Mapolres Madiun.

Suarakumandang.com, BERITA MADIUN. Berawal adanya laporan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Madiun, dugaan adanya prostitusi online. Berbekal laporan itu, jajaran Sat Reskrim langsung meluncur ke suatu penginapan dan didapati 2 saksi korban, Sabtu (11/08/2020) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kedua saksi korban yaitu SW alias Cempreng (20) perempuan warga Kabupaten Magetan dan AN alias Nopek (15) perempuan asal Kota Madiun, keduanya berprofesi sebagai pemandu lagu. Dari pemeriksaan keduanya mengaku mendapat pesan dari Michat dan WhatsApp untuk datang ke suatu penginapan dari ISM.

“Tersangka ISM (34) ibu rumah tangga warga Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, ditangkap Minggu (2/8/2020) sekitar pukul 02.00 WIB. Selanjutnya, menjalani pemeriksaan intensif,” jelas Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Aldo Febrianto, Selasa (11/08/2020).

 Hasilnya, ISM mengaku melalui kedua medsos itu menawarkan SW dan AN, sudah berjalan sejak 3 bulan lalu. Baik kedua saksi korban dan tersangka, tinggal dalam suatu kontrakan berbeda kamar di Kota Madiun.

 Turut disita sebagai barang bukti ponsel tersangka dan saksi korban berisikan percakapan di akun media sosial di ponsel. Lalu, uang Rp 1,4 juta dibagi untuk SW dan AN diberikan masing-masing Rp 600 tiba dan sisanya Rp 200 ribu untuk tersangka.  

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 88 junto 76 i UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Tersangka juga dijerat 45 ayat (1) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang No 11 tahun 2018 tentang ITE dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun. Lalu, pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman 1,4 tahun penjara dan pasal 506 KUHP ancaman hukuman 3 bulan penjara.

Jurnalis: TM/ Agus basuki.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.