Connect with us

SKI News

Kominfo Magetan: Pasien COVID-19 Positif di Magetan Tambah 16 Orang

Published

on

Saif Muchlissun Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Magetan, Jawa Timur

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Kabupaten Magetan, Jawa Timur terkonfirmasi positif COVID-19 alami lonjakan tajam. Sebelumnya tercatat berjumlah 14 orang positif COVID-19. Kini bertambah 16 total 30 orang yang terinfeksi COVID-19 dengan 4 orang positif terbagi 3 orang warga Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan dan satu warga Kalimantan Barat.

“Secara keseluruhan per 24 April 2020 pukul 19.00 WIB di kabupaten Magetan menjadi 30 orang yang terconfirm positif COVID-19,”ujar Saif Muchlissun Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Magetan, Jawa Timur sekaligus  juru bicara Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Magetan, Sabtu (25/4/2020).

Dijelaskan pula, positif COVID 19  sembuh 8 orang, 1 disiolasi di rumah sakit Madiun, dan yang meninggal dunia 1 orang. PDP 31 orang, yang sembuh 13 orang dan yang meninggal 6 orang. Sedangkan ODP sebanyak 181 orang, yang sembuh 128 orang dan meninggal dunia 3 orang.

Saif menjelaskan 16 pasien baru positif COVID-19 di Magetan merupakan hasil rapid tes selama 2 hari Selasa-Rabu (21-22/04/2020). “Dari 305 santri di rapid test diperoleh hasil 31 reaktif, lalu menjalani uji swab dinyatakan 16 santri positif Covid 19,” jelas Saif.

Sedangkan 16 orang yang terconfirmasi positif COVID-19  tinggal satu area di kecamatan Karas.”Mereka berasal dari pondok pesantren terbesar di Kabupaten Magetan.”Mereka berasal dari berbagai etnis atau lintas Negara Malaysia ada 8 ; Thailand  1 ; Lampung 1 ; Lombok 1 ; Kendari 1 ; makasar 1 ; Temanggung 1  dan Magetan 2,”jelasnya.

Dari 16 orang positif Covid 19 saat ini kondisinya baik dan akan menjalani perawatan di Pondok Pesantren dimana mereka menuntut ilmu, dengan pendampingan ketat. “Tambahan begitu besar dan hanya di satu lokasi ini menandakan kurang disiplinnya pelaksanaan imbauan pemerintah,”terang Saif.

BACA: 156 Santri Temboro Magetan Asal Malaysia Dipulangkan Hari Senin

Masih kata Saif, selama musim Ramadhan ini agar beribadah di rumah dulu. Selalu memakai masker bila terpaksa keluar rumah. Selalu mengikuti ketentuan dan himbauan pemerintah serta protokol protokol kesehatan yang lain.

“Karena itulah mulai sekarang. Tidak boleh tidak, segera laksanakan imbauan pemerintah secara ketat. Laksanakan dengan disiplin phisical distancing jaga jarak phisik, stay at home tetap tinggal di rumah, tingkatkan pola hidup bersih dan sehat. Keluar masuk Pondok Pesantren diperketat,” pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.