Ketua Guib : Jangan Bikin Heboh, Magetan Sudah Kondusif

Ustadz Imam Yudhianto Ketua GUIB.

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Peristiwa heboh penemuan tas diduga bom di median trafic light Jl Samudera Magetan Kamis, (29/11/2018) lalu, mendapat tanggapan dari ketua Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Kabupaten Magetan, Jawa Timur .Jumat,(30/11/2018).

“Magetan selama ini sudah kondusif, tolong jika ada seperti itu pelapor jangan bersu’udzan dan menyimpulkan bahwa isi tas itu adalah bom, Magetan bukan kota teroris” ujar Ustadz Imam Yudhianto Ketua GUIB.

Dijelaskan pula, bahwa pihak GUIB menyesalkan dengan pelaporan dugaan bom. Bahwa adanya penemuan dugaan bom itu merupakan hal yang sensitive dan bisa menimbulkan kegaduhan masyarakat Magetan.”Jangan bikin Heboh,”tegas Imam.

“ Prasangka buruk terhadap adanya bom, dan aksi terorime jangan terus stigmatisasi dan dipopulerkan. Apalagi Magetan saat ini dikenal sebagai kota yang tenang dan damai,”kata Imam lagi.

Masih kata Imam, apalagi ini jelang pemilu 2019, kalau akhirnya viral seperti ini, khawatirnya ada anggapan yang tidak-tidak tentang Magetan. Apalagi ternyata isinya hanya sebuah kain handuk.

“Magetan saat ini sedang menuju pengembangan di sektor ekonomi pariwisata, argro dan industri. Sudah seharusnya sebagai warga masyarakat yang baik, kita semua harus ikut berpartisipasi dalam menciptakan kondusifitas kota Magetan,”paparnya.

Kekhawatiran Imam Magetan merupakan kota pariwisata, jadi kalau muncul  isu bom seperti tersebut imbasnya bisa menurunkan grafik kunjungan wisatawan ke Magetan.” Jadi jangan buat heboh lah,”ucapnya.

Sementara itu, GUIB menghimbau kepada semua masyarakat Magetan khususnya semua pihak mampu menahan diri, untuk tidak menyebarkan berita-berita yang sekiranya bisa menyebabkan kondisifitas Magetan menjadi buruk.

Imam juga berharap agar para penggiat medsos, dan masyarakat secara umum tidak menyebarkan berita-berita yang kontra produktif terhadap pembangunan Magetan, utamanya berita tentang bom, terorisme dan radikalisme. “Mari bersama kita ciptakan kesejukan dan kedamaian di Magetan, bangkitkan nilai nilai toleransi dan ukhuwwah, Insya Allah Magetan akan semakin maju ke depan.” Pungkasnya. Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.