SKI News
Kesiapan PT KAI Daop 7 Madiun Menjelang Nataru 2021

Suarakumandang.com,BERITA MADIUN. Menyambut hari Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru) PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa angkutan selama 20 hari, mulai tanggal 18 Desember 2020 hingga 06 Januari 2021.
“Daop 7 Madiun sudah mulai melakukan upaya-upaya persiapan agar perjalanan kereta api nantinya tetap selamat, aman, lancar, terkendali dan sehat,”ujar Ixfan Hendriwintoko Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun.
Dijelaskan upaya yang dilakukan adalah memeriksa lintasan secara menyeluruh selama tiga hari berturut-turut.”Kita lakukan pemeriksaan mulai dari hari Senin sampai dengan hari Selasa (07-09/12/2020),”jelas Ixfan.
“Untuk memastikan lintasan Vice President Daop 7 Madiun Joko Widagdo bersama jajaran terkait melakukan pemeriksaan lintasan dengan menggunakan Dresin,”jelasnya.
Lanjutnya, pemeriksaan ini dilakukan satu persatu mulai dari Stasiun Walikukun di paling barat, Stasiun Curahmalang di timur, dan Stasiun Talun di Kabupaten Blitar yang berada di selatan.
Ixfan menjelaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan meliputi fasilitas pelayanan pelanggan, peralatan pengaman, kondisi jalur dan jembatan.
“Tak hanya itu saja, Vice President juga melakukan pemeriksaan keapakan petugas operasional, titik rawan, armada sarana dan kesehatan petugas,”ucap Ixfan.
Untuk memberikan pelayanan prima pihak PT KAI Daop 7 Madiun dimusim penghujan telah menyiapkan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) guna mengantisipasi gangguan pada jalur Kereta api.
“AMUS kita siagakan di 9 lokasi yaitu Walikukun, Madiun, Caruban, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, Tulungagung, dan Blitar,”kata Ixfsn lagi.
Masih kata Ixfan, tidak hanya AMUS,tetapi sebanyak 70 tenaga tambahan yang terdiri dari 41 Petugas Penilik Jalan (PPJ), 24 Petugas Jaga Lintasan (PJL) dan 5 Penjaga Daerah Rawan (PDR) juga dikerahkan.
“Untuk mengakomodasi pelanggan yang akan menggunakan kereta api selama Nataru 2021, pihak PT KAI telah menyiapkan 38 kereta api jarak jauh dan 20 kereta api local,”paparnya.
Sebagai informasi awal ada 4 kereta api yang berangkat dari Daop 7 Madiun yakni kereta api Kahuripan tujuan Kiaracondong, kereta api Brantas, kereta api Singasari dan kereta api Anjasmoro tujuan Jakarta Pasarsenen.
“Untuk kereta api Singasari dan kereta api Anjasmoro tidak beroperasi setiap hari, bagi pelanggan yang ingin melihat jadwal operasional dan melakukan pemesanan, bisa melalui aplikasi KAI Access, web kai.id, atau menghubungi layanan pelanggan melalui sosial media KAI121 dan telepon 021-121” jelas Ixfan.
Sedangkan untuk mendukung operasional sejumlah kereta api , Daop 7 Madiun telah menyiapkan 10 lokomotif dan 77 kereta yang dimiliki dalam keadaan siap operasi, baik yang untuk operasional regular, maupun cadangan, sehingga bila dibutuhkan kapanpun bisa langsung digunakan.
Terkait tiket libur Nataru sudah dibuka pada akhir bulan November, hingga sampai saat ini sudah 113.251 tiket terjual .”Jumlah ini turun bila dibandingkan periode yang sama tahun 2019/2020 sebanyak 325.606,”ucapnya.
Dari jumlah tiket yang terjual menunjukan komitmen KAI untuk membatasi jumlah okupansi sebesar 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia agar tercipta physical distancing selama perjalanan.”Ini dilakukan guna mendukung pemerintah untuk menekan penyebaran penularan COVID-19, khususnya di sarana transportasi,”ungkap Ixfan.
“Penumpang kereta api diharuskan dalam keadaan sehat, suhu badan tidak boleh dari 37,3 derajat celcius, dan membawa hasil tes rapid non reaktif,”terangnya.
Sementara itu upaya ini dilakukan oleh Daop 7 Madiun agar para pelanggan selamat, aman, nyaman dan sehat menggunakan kereta api, dari mulai berangkat hingga sampai ditujuan.
Jurnalis: Tim.
