Connect with us

SKI Kesehatan

Gebyar HKN Dinkes Ngawi Serentak Sebar 84 ribu Masker

Published

on

Ketua PKK Ngawi, Antik Budi Sulistyono, memimpin acara berbagi masker serentak di seluruh Ngawi dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (08/11/2020).

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI.Dalam rangka memperingati Hari kesehatan nasional(HKN)ke 56 tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 12 november, Dinas kesehatan (Dinkes) kabupaten Ngawi, jawa timur  mengadakan pembagian 84 ribu masker kepada masyarakat Ngawi (08/11/2020).

Pembagian masker dipusatkan di pasar besar Ngawi dan perempatan Kartonyono menyertai pembagian aecara serentak diseluruh kecamatan kabupaten Ngawi.

“Acara ini tidak lain bertujuanya sebagai sosialisasi mengajak masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan untuk menekan penyebaran covid-19 di Ngawi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Ngawi, dr.Yudono.

“Setelah lebih dari 8 bulan sejak bulan Maret 2020 yang lalu, petugas berjibaku menangani kasus covid-19 di Ngawi, hingga bulan Nopember ini berhasil menunjukkan perkembangan yang menggembirakan,” papar Yudono di sela sela acara.

Yudono merinci akumulasi kasus konfirmasi covid-19 sejak Maret hingga Nopember di Ngawi mencapai 248 kasus, dengan 227 pasien dinyatakan sembuh, 11 pasien masih menjalani perawatan di RSUD dr Suroto Ngawi, sedangkan 10 pasien lainnya meninggal dunia.

“Jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, isolasi pasien covid-19 juga  dilakukan di ATP Ngrambe, kini sejumlah pasien yang dirawat itu hanya di RSUD dr Suroto Ngawi, yang berarti trennya sudah mengalami penurunan,” kata Yudono.

Pernyataan senada disampaikan oleh Ketua PKK Ngawi, Antik Budi Sulistyono, bahwa meskipun kasus covid-19 di Ngawi mempunyai trend menurun, namun demikian masyarakat hendaknya jangan kendor untuk terus menjaga protokol kesehatan, dengan tetap bermasker, jaga jarak, dan selalu cuci tangan pakai sabun.

“Jika masyarakat bisa disiplin untuk menjaga protokol kesehatan, maka Ngawi akan segera menjadi zona hijau, sehingga aktivitas yang sebelumnya tidak boleh diadakan, nantinya dapat diadakan kembali meskipun dengan beberapa pembatasan, seperti pembelajaran dengan luring atau tatap muka di sekolah,” kata Antik dalam sambutanya disela acara.

Jurnalis:  Ahmad Hakimi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.