Connect with us

SKI News

Dua SDN Di Ponorogo Tak Punya Murid

Published

on

Kondisi salh satu runag SDN Jalen, Kecamatan Balong Ponorogo

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur tidak memiliki satu pun siswa baru di tahun ajaran baru 2023.

Berbagai upaya dilakukan pihak sekolah hingga menggratiskan uang seragam, namun minat siswa untuk sekolah ditempat ini masih rendah.

Jika biasanya ruang kelas sekolah dasar dipenuhi dengan gurauan riuh anak anak yang sedang bercanda dengan teman sekelas.  

Lain halnya Dengan SDN Jalen, Kecamatan Balong di hari pertama tahun ajaran baru,  atau hingga senin pagi  di sekolah ini tidak memiliki siswa baru.

Bukannya tanpa alasan,  pihak sekolah sebenarnya sudah melakukan berbagai upaya untuk menarik minat agar siswa mau bersekolah di tempat ini.

Mulai dari mendatangi orang tua calon siswa jauh-jauh hari sebelum Penerima Peserta Didik Baru (PPDB),  menggratiskan seragam sekolah,  memberi tabungan untuk siswa hingga memberikan uang transport sebesar Rp150.000 per bulan untuk setiap siswa yang mau bersekolah di tempat ini.  

Ada beberapa faktor tidak adanya murid,

Selain jumlah calon siswa yang semakin sedikit.  Serta persaingan dari sekolah swasta.

Padahal, dari fasilitas sekolah ini juga memiliki standar alat peraga belajar mengajar.  Sedangkan dari prestasi, sekolah ini juga mencetak alumni yang mumpuni.  Salah satunya saat ini ada yang nenjadi dokter.

Untuk siswa kelas 2,  di sekolah ini hanya ada satu siswa.   Sedangkan total siswa twrdapat 24 anak.

Seperti Khoirul siswa kelas 2,  mengaku merasa kesepian karena tidak punya teman untuk diajak bermain maupun belajar.

“Saya kelas dua tidak punya teman dan saya sendiri,”kata Khoirul.

Edy Adi Nugrohio kepada sekolah SDN Jalen menjelaskan sebelumnya sudah ada dua pendaftar,  

namun karena tidak ada penambahan siswa akhirnya dua siswa ini memilih bersekolah di tempat lain.  

“Dua ini berkeinginan kelas satunya ada temannya,  artinya kalau 5 siswa, baru mau masuk sekolah, tapi karena hanya ada dua murid dengan berat hati saya minta untuk mencari sekolah lain,”jelas Edy.

Untuk sementara  kelas 1 nggak ada siswa atau kosong,  kelas 2 ada satu siswa,  kelas 3 ada 3 siswa, kelas 4 ada 5,  kelas 5 ada 5,  kelas 6 ada 10 siswa.jadi totalnya  24.

Sementara dari data di Dinas Pendidikan Kabupten Ponorogo,  terdapat dua SDN di Ponorogo yang tidak memiliki murid baru.  Yakni SDN  Jalen serta SDN Munggu 2,  Kecamatan Bungkal.

Jurnalis: Tim.