Connect with us

SKI News

Dari Lembeyan Kulon ke Magetan Tak perlu Lewat Perempatan Parang

Published

on

Jalur alternatif yang menghubungkan Kelurahan Lembeyan kulon dengan Desa Krajan yang dihot mic.

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat jika dari Lembeyan Kulon atau sekitarnya hendak berpergian ke Magetan kota atau sebaliknya tak perlu lewat perempatan Parang, karena jalan alternative melalui Desa Lembeyan Kulon  dan Desa Krajan  sudah di hot mic atau aspal goreng, demikian komentar Didiek Budiman kepala Bidang Bina Marga jalan dan Jembatan Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

“Tidak hanya diaspal goreng akan tetapi juga dilebarkan dari 3 meter menjadi 4 meter dengan batas saluran,”ujar Didek kepada jurnalis suara kumandang. Rabu,(11/11/2020).

Dijelaskan pula, bahwa pengaspalan goreng sepanjang 3,5 km ini merupakan program Bupati Suprawoto yang dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020.

“Awalnya DAK itu di cancel karena ada pandemic COVID-19, kemudian ternyata dikembalikan ke daerah dan akhirnya kami laksanakan.  Awalnya besar anggaran Rp 3 miliar, kemudian dikerjakan oleh kontraktor dengan anggaran Rp 2,6 miliar, kata Didiek.

Alasan kenapa pengaspalan goreng atau hot mic ini dilakukan di jalan alternative penghubung Desa Lembeyan kulon dengan Desa Krajan. Lanjut Didiek, karena jalan yang menghubungkan kedua desa tersebut banyak pemukiman warga yang bertujuan untuk kelancaran perekonomian warga sekitar.

Program pengaspalan goreng tersebut adalah untuk meningkatkan perekonomian di daerah sekitar tak lain adalah wilayah Kecamatan Lembeyan dan sekitarnya.

Sementara itu, program peningkatan jalan alternative tersebut mulai dikerjakan pada bulan Agustus selesai bulan September. “Penggarapan ini cepat selesai dari jadwal yang sudah ditetapkan,”pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.