Connect with us

SKI News

Bupati Magetan Minta Waktu Untuk Memantangkan Program Newsroom

Published

on

Suprawoto Bupati Magetan

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Suprawoto bupati Magetan minta waktu untuk memantangkan program newsroom.

“Akan sesegera mungkin untuk menindak lanjuti program newsroom. Nanti kedepan akan ada pegawai baru ahli komputer semua akan saya tempatkan disana,”ujar Suprawoto usai menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Kabuopaten Magetan. Kamis,(15/11/2018).

Untuk menindak lanjuti audensi netizen  pihak pemerintah akan menghire anak-anak muda asal Magetan yang berpotensi untuk mengerjakan newsroom.”Kalau kita menggantungkan biro krasi itu tidak mungkin. ‘Sudah percaya sama saya’.”yakin Suprawoto mantan sekjen komunikasi dan informatika republik Indonesia

“Yang namanya informasi tidak boleh dikelola secara birokrasi seperti ini atau saat ini. Dia mencontohkan ketika dirinya tidak ada diruang kerja  namun yang ada hanya staf maka staf tersebut harus melayani wartawan dan staf saya harus menjawab dan tidak boleh nunggu saya,”katanya.

Itu yang harus dibangun tranparasi  dan dinas komunikasi dan informasi  kabupaten Magetan harus menjadi Chief Executive Officer atau Pejabat Eksekutif Tertinggi.

“Sayakan bukan malaikat yang bisa langsung merubah kabupaten Magetan menjadi lebih baik dengan melalui media internet atau online. Semua butuh pemantangan dan saya butuh waktu. Dalam waktu dekat ini kami tetap akan usahakan,”terangnya.

Sementara itu  Ketua DPRD Magetan Karmini, berharap website maupun media sosial  pemerintah Kabupaten Magetan menjadi “hidup”.  “Selama ini, melihat website pemkab Magetan tertinggal jauh dibandingkan website dan media sosial kabupaten lain, seperti dinas Infokom kota Madiun itu sudah sangat bagus,”kata Karmini.

“Kemungkinan ini disebabkan aspek SDM dan infrastrukturnya lemah, sehingga pemberitaan untuk website Magetan tidak tergarap serius. Padahal, kalau kita lihat website  maupun media sosial kota lain,  selalu up-date dan isinya informativ untuk masyarakat,” kata Karmini usai memimpin rapat paripurna.

Politisi dari PDI Perjuangan itu mengibaratkan website dan media sosial adalah representasi dari kinerja pemerintah. Bila website dan media social seperti facebook, whatsapp, Instagram, dan youtube “hidup”,  akan meningkatkan citra positif, bahkan menjadi front office tentang pemerintahan Magetan. “Kalau informasinya tidak t transparasi er-up-date, bisa memperburuk citra dan kinerja pemerintah,” lanjutnya.

Karmini justru menilai media cetak dan media audio visual, lebih terupdate informasinya.   “Selama ini kita belum pernah mendapat laporan dari humas maupun dari dinas  infokom tentang kendala yang dihadapi dalam pengelolaan website  maupun media sosial yang dikelola,” pungkasnya. Cahyo.  

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.