SKI feature
Pedagang Tiga Pasar Kediri Turun Jalan, Desak Retribusi Masuk Dihapus

Ratusan pedagang Pasar Bandar, Pasar Pahing, dan Pasar Setono Betek Kota Kediri menggelar aksi di depan Balai Kota Kediri, Senin (21/9/2026). Massa membawa sejumlah tuntutan, mulai penghapusan retribusi masuk pasar hingga evaluasi pengelolaan Perumda Pasar Joyoboyo.
Suarakumandang.com, BERITA KEDIRI. Ratusan pedagang Pasar Bandar, Pasar Pahing, dan Pasar Setono Betek Kota Kediri turun jalan, Senin (21/9/2026).
Mereka mendatangi DPRD Kota Kediri hingga Balai Kota Kediri membawa sejumlah tuntutan terkait pengelolaan pasar.
Pedagang mendesak penghapusan retribusi masuk pasar, transparansi tagihan retribusi, serta pengembalian hak kios melalui skema Hak Guna Bangunan (HGB). Massa juga meminta Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo dicopot.
Di DPRD Kota Kediri, massa berorasi sekitar satu jam. Namun, tidak ada anggota dewan menemui mereka. Pedagang kemudian bergerak menuju Balai Kota Kediri.
Di Balai Kota, perwakilan pedagang diterima Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Kediri Eko Lukmono Hadi bersama Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Djauhari Luthfi.
Koordinator Lapangan Pedagang Pasar Kota Kediri, Yunus, mengatakan retribusi masuk pasar dinilai membebani pedagang dan berpotensi membuat pembeli enggan masuk pasar.
“Tolong hapus penarikan retribusi masuk pasar. Pengelolaan parkir dikembalikan seperti dulu. Orang menitipkan kendaraan, berbelanja, baru bayar,” tegas Yunus.
Pedagang juga meminta transparansi tagihan retribusi, termasuk kios tutup. Mereka menilai persoalan tagihan perlu dibuka secara jelas agar tidak menambah beban pedagang.
Selain itu, pedagang meminta status kios dikembalikan melalui skema HGB. Mereka juga mendesak pergantian Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo.
Pendamping pedagang, Priyo Saroja, menyebut dialog dengan pengelola pasar sudah dilakukan sekitar delapan kali. Namun, menurut dia, belum ada solusi sesuai harapan pedagang.
Sementara itu, Eko Lukmono Hadi memastikan seluruh aspirasi pedagang diterima Pemkot Kediri. Pemerintah daerah juga mendapat penugasan untuk mengevaluasi manajemen Perumda Pasar Joyoboyo.
“Kami ditugaskan mengetahui persis duduk persoalan di tubuh Perumda agar ada solusi berkeadilan bagi semua pihak,” ujar Eko.
Usai audiensi, massa membubarkan diri secara tertib. Pedagang kini menunggu tindak lanjut Pemkot Kediri atas tuntutan mereka.*
Jurnalis: Pendi.
