Connect with us

SKI Kesehatan

Gegara Nurut Google Maps, Truk Box Terjun ke Sungai! Jembatan Penghubung Desa di Ponorogo Ambrol

Published

on

Kondisi truk boks mengalami kerusakan setelah jembatan ambrol saat dilintasi di lokasi kejadian, Rabu (21/10/2026). Peristiwa ini diduga dipicu kendaraan mengikuti petunjuk Google Maps.

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Gara-gara mengikuti petunjuk Google Maps, sebuah truk box bermuatan minuman kemasan terjun ke sungai setelah jembatan penghubung Desa Grogol dan Desa Ngadisanan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ambrol pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Insiden tersebut terjadi di Jembatan Sanan, Dukuh Sanan, Desa Ngadisanan. Beruntung, sopir bernama Anggun Eko bersama keneknya selamat tanpa mengalami luka.

Video amatir warga merekam kondisi truk box terperosok ke sungai sesaat setelah jembatan roboh.

Sejumlah warga tampak mendatangi lokasi untuk melihat kondisi kendaraan serta kerusakan jembatan.

Jembatan berukuran lebar sekitar 1,5 meter dan panjang 9 meter itu ambrol saat dilintasi truk bermuatan minuman kemasan. Struktur jembatan diduga tidak mampu menahan beban kendaraan tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Sumadi, kejadian berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB lebih.

Truk box melaju dari arah Desa Grogol menuju Desa Maguwan dengan mengandalkan petunjuk peta digital.

“Mobil box dari arah timur, dari Grogol mau ke Maguwan, ikut map. Jembatannya kecil. Tiba-tiba di tengah jembatan, jembatannya roboh,” ujar Sumadi.

Sementara itu, Anggun Eko mengaku baru pertama kali melewati jalur tersebut. Ia mengikuti arahan Google Maps karena tidak mengetahui kondisi jalan maupun ukuran jembatan.

“Pokoknya saya nurut map, soalnya saya belum pernah lewat sini. Dari Grogol mau ke Maguwan, lihat map foto terdekat lewat sini, tapi nggak tahu jembatannya seperti ini,” ungkap Anggun.

Menurut pengakuannya, jembatan ambrol saat truk sudah berada di bagian tengah. Kendaraan beserta muatannya akhirnya terperosok ke sungai.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengemudi kendaraan bermuatan besar agar tidak hanya mengandalkan navigasi digital. Kondisi jalan, kapasitas jembatan, serta batas tonase perlu dipastikan sebelum melintas.

Hingga berita ini disusun, sejumlah saksi dan sopir truk box dibawa ke Polsek Sambit untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.

Petugas juga melakukan penanganan di lokasi, termasuk upaya evakuasi kendaraan dari sungai.**

Jurnalis: Priyam.