Connect with us

SKI News

197,2 M Dana Desa Ngawi Menunggu diserap ke Rekening Desa

Published

on

Kabid Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ngawi, Fuad Misbahuddin Fahmi serukan pemdes sekabupaten Ngawi segera ajukan penyaluran Dana Desa.

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Hingga berakhirnya bulan Januari, sebanyak 197,2 M Dana Desa tahun 2020 masih tersimpan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ngawi menunggu diserap.

Hal ini karena belum ada satu pun pemerintahan desa di Ngawi yang mengajukan penyaluran ke rekening desa. Padahal dana ini keperuntukkannya untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan masyarakat dan pemberdayaan kemasyarakatan.

Namun kondisi ini menurut  Kabid Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ngawi, Fuad Misbahuddin Fahmi, masih pada batas kewajaran mengingat periode tahap 1 berakhir pada bulan Maret.

“Dinas Pemdes sudah menghimbau kepada desa untuk segera memproses pengajuan dana tersebut, mengingat sebagaimana yang diatur dalam Permenkeu no 205/PMK. 07/2009 tentang pengelolaan dana desa dan persyaratan pengajuannya, masing-masing desa dapat melakukan pengajuan penyaluran dana desa mulai bulan Januari, namun hingga kini belum ada satupun desa yang melakukan pengajuan dana desa, ” kata Fuad kepada SKI ( 30/01/2020).

“Dalam aturannya pengajuan dana desa terbagi menjadi 3 tahap,  tahap 1 sebesar 40 % pada bulan Januari sampai dengan bulan Juni. Kemudian tahap 2 sebesar 40 %  rentang pada bulan Maret sampai Agustus, terakhir  tahap 3 sebesar 20 %  Juli hingga Desember,” terang Fuad.

Selain karena rentang periodenya, sejumlah persyaratan juga harus dipenuhi oleh pemerintahan desa pada periode 1 ini, diantaranya, menyertakan Perdes/APBDes tahun 2020, surat pengantar dari Bupati serta mengetahui Ketua DPRD, selanjutnya diajukan kepada Kepala KPPN untuk diproses penyalurannya kepada Desa.

Ketentuan inilah yang disinyalir pemdes di Ngawi terkesan ‘lemot’ mengajukan penyaluran dana desa.

Sementara itu, dana desa sendiri merupakan dana yang bersumber dari APBN, yang akan ditransfer ke desa melalui rekening kas daerah dan kas desa yang penggunaanya harus dipertanggungjawabkan.

Apalagi dalam dana tersebut  terdapat dana afirmasi atau dana tambahan bagi dua desa yaitu desa Patalan Kecamatan Kendal dan Kiyonten Kecamatan Kasreman, karena kategori miskin atau kurang mampu sebesar 181 juta.

Jurnalis: Ahmad Hakimi.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.