Connect with us

SKI News

Ubi Jalar Ikon Komoditi Ngawi Wilayah Gunung Lawu

Published

on

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Dinas Pertanian kabupaten Ngawi, Jawa Timur  kini tengah membidik potensi budidaya umbi jalar sebagai komoditas pertanian selain tanaman padi.

Cakupan wilayah lereng Gunung Lawu dinilai berpotensi dan dapat tumbuh dengan subur berada di 4 wilayah kecamatan, yaitu Kendal, Jogorogo, Ngrambe dan Sine.

Komoditas tanaman pangan selain padi dan jagung di Ngawi ternyata cukup berpotensi untuk dikembangkan, mengingat sebagian wilayah Ngawi cocok untuk budidaya tanaman komoditas pangan tertentu.

Jenis ubi jalar yang bisa ditanam dan dikembangkan di wilayah tersebut adalah varietas dari Majalengka warna putih dan ungu, yang memiliki kandungan karbohidrat cukup tinggi, dan nilai ekonomi yang menjanjikan” kata Kasi produksi tanaman Dinas pertanian Kabupaten Ngawi, Muh. Hasan Zunairi, saat berada di area pertanian umbi Jogorogo.

Pada tahun 2020 Dinas Pertanian telah mrmbukukan produksi umbi jalar di wilayah Ngawi seberat 28.5 ribu ton dari 996 hektar lahan dengan rata rata 27 ton per hektar.

Hanya saja potensi ini masih berkutat pada pemasaran lokal dan hanya untuk orientasi konsumsi. Terobosan masuk kebutuhan pasar lebih jauh terutama orientasi industri masih membutuhkan bantuan dari pemerintah.

“Untuk pemasaran lebih lanjut diharapkan pihak terkait dapat memberikan ruang kepada petani ubi jalar untuk memasarkan ubi jalar dan penanganan pasca panen, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonominya.” pungkasnya

Jurnalis: Ahmad Hakimi.