Sekda Magetan Minta Semua SKPD Kesampingkan Ego Sektoral

Sekertaris Daerah Kabupaten Magetan Bambang Trianto

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Ego sektoral merupakan satu penyakit besar di seluruh daerah dalam negara Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Hubungan kerja sama antar Pemerintah Kabupaten Magetan dengan lintas sektor lain belum berjalan searah dalam membangun daerah.

Sekertaris Daerah Kabupaten Magetan Bambang Trianto menegaskan kepada seluru satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengesampingkan “ego sektoral“, dalam planning dan program kegiatan.

Hal ini sangat penting agar setiap program dan pelaksanaan kegiatan dapat tepat sasaran serta berjalan dengan baik. “Pada umumnya kinerja Pengawai Negeri Sipil (PNS) di kalangan Pemerintah Kabupaten Magetan antar SKPD  sudah cukup baik, entah dari loyalitas, kerjasama, maupun ke disiplinannya,”ujar Bambang Trianto.

“Jadi pemerintah inikan team work atau kerja sama tim merupakan bentuk kerja kelompok dengan keterampilan yang saling melengkapi serta berkomitmen untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya untuk mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien,”kata Bambang.

Didalam team work ini kata Bambang, pemerintahan tidak boleh mementingkan satu dengan satunya,  harus koordinasi satu dengan yang lain yaitu dibawah koordinasi dinas.

“Apa bila akan melangkah koordinasi dirapatkan dulu , kalau akan melibatkan  dinas  yang lain tidak boleh melangkah sendiri harus dikoordinasikan, dirapatkan dengan satu bahasa yang sama,”terang Bambang kepada suara kumandang.

Lanjut Bambang, selama ini pihak pemerintah kabupaten Magetan sudah melakukan pembinaan , berharap perorang bisa menghilangkan ego sektoral di SKPD, semua bersinergi satu lembaga, dan harus ada koordinasi antar bidang,”jelasnya saat di temui di ruang kerja.

“Ini perlu ada peningkatan Sistem Pengendalian Internal atau biasa disebut SPI, pengawasan secara langsung oleh atasan. Kalau ada kesalahan dari staf tidak perlu menumpuk, dengan adanya SPI atasan bisa langsung menegur atau mengingatkan secara langsung,”paparnya.

Selain itu, Bambang juga minta kepada SKPD untuk meningkatkan koordinasi baik antar SKPD maupun dengan pihak kecamatan maupun desa atau kelurahan. Adanya koordinasi juga sangat dibutuhkan, terlebih dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan dilapangan. Sehingga, SKPD mengetahui, bagaimana kondisi dan kebutuhan di masyarakat.

Duwi Teguh warga Desa Bogorejo, Kecamatan  Barat menuturkan selama ini di rasakan cukup baik, cuman ada satu hal yang membuat Duwi Teguh sangat di sesalkan, hingga sampai saat ini sering menemukan perangkat Desa dalam layanan tidak maksimal.” Satu hal lagi yang membuat saya bertanya-tanya, tentang pengurusan surat terkadang mereka (perangkat Desa) menarik dengan biaya sangat mahal, dan tidak sesuai dengan perdes (Peraturan Desa)”jelasnya.

“Berharap dengan meningkatkan SPI pihak atasan yang di Pemerintahan Kabupaten Magetan bisa melakukan teguran atau sejenisnya, dengan begini kami bisa mendapatkan layanan yang baik dari perangkat Desa,”katanya.Cahyo.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.