SKI News
Satu Tewas Tertabrak Pickup di Kawedanan, Polisi Masih Selidiki Peristiwa

Petugas mengevakuasi korban luka akibat kecelakaan lalu lintas di Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Magetan, Jumat (24/1/2026) dini hari. Insiden tersebut melibatkan mobil pickup dan diduga berkaitan dengan aktivitas balap liar di jalan umum. Polisi masih melakukan penyelidikan.
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Kecelakaan lalu lintas terjadi di Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jumat (24/1/2026) dini hari. Akibatnya enam orang menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia.
Berdasarkan data sementara, dari enam korban tersebut satu orang dinyatakan meninggal dunia, satu mengalami luka berat, dan empat lainnya mengalami luka ringan.
Seluruh korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Informasi menyebutkan, para korban diduga merupakan penonton balap liar berlangsung di lokasi kejadian. Peristiwa nahas terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.
Kecelakaan bermula saat sebuah mobil pickup bermuatan sayur dengan nomor polisi AE 8029 SQ melaju dari arah timur menuju Pasar Plaosan untuk mengantar cabai dan sayuran.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi terkejut karena di tengah jalan sudah dipenuhi kerumunan anak-anak dan remaja yang diduga hendak memulai balapan liar.
Kondisi jalan dilaporkan gelap. Sejumlah sepeda motor berada di lokasi tidak menyalakan lampu penerangan, sehingga jarak pandang pengemudi sangat terbatas.
Pengemudi pickup sempat berupaya menghindar, namun baik ke arah kanan maupun kiri jalan sudah dipenuhi orang, hingga akhirnya kendaraan menghantam sejumlah penonton.
Akibat kejadian tersebut, enam orang tertabrak secara beruntun. Para korban mengalami luka serius, di antaranya patah tulang dan cedera di bagian kepala.
Kasi Humas Polres Magetan, Iptu Indra, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Sugihrejo, Kecamatan Kawedanan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian,” ujar Iptu Indra.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, untuk tidak melakukan balap liar di jalan umum karena membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Jurnalis: Tim redaksi.
