Connect with us

SKI News

New Normal, Rahman Minta Pemerintah Agar Perhatikan Pesantren Di Magetan

Published

on

Rahman Fauzi anggota DPRD Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan, Jawa Timur

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Menanggapi rencana pemerintah pusat yang akan menerapkan new normal guna mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19 menjadi perhatian banyak kalangan tak lain adalah anggota DPRD Kabupaten Magetan.

Adalah Rahman Fauzi anggota DPRD Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan, Jawa Timur mengatakan pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian dan kebijakan serta alokasi anggaran kepada pesantren di masa new normal COVID-19.

“Sebab, dari sekian pesantren di kabupaten Magetan masih banyak yang belum memenuhi standar kesehatan penanggulangan virus corona,”ujar Rahman.

Lebih lanjut, kita bisa bayangkan, ada puluhan pesantren di Kabupaten Magetan yang  tidak menutup kemungkinan dari sejumlah pesantren tersebut juga ada ratusan pengajar dan ratusan ribu masyarakat Kabupaten Magetan yang menggantungkan kehidupan ekonominya dari lembaga pendidikan ini.

“Melihat banyaknya jumlah tersebut, sebagian besar sarana dan prasarana di pesantren belum memenuhi standar protocol kesehatan di pandemic COVID-19 dan itu perlu diperhatikan,”kata Rahman. Kamis (28/5/2020).

Dalam hal ini, Rahman Fauzi meminta pemerintah mengulurkan dana keseluruh pesantren di kabupaten Magetan.”Barang tentu dia juga ingin santri dan pengajarnya bisa sehat dan terhindar dari COVID-19,”jelas Rahman.

“Pemerintah Daerah perlu mengalokasikan  anggaran di setiap pesantren guna memenuhi standarisasi protokol kesehatan, seperti misal alat kesehatan, tenaga medis, dan lain sebagainya. Dengan tujuan untuk menjaga kesehatan para santri dan juga para pengajar serta pekerja di dalamnya,” terangnya.

Rahman mencontohkan dirinya, bahwa selama ini protak  buku kecil yang selalu dibawa disaku dirasa sangat penting untuk diadakan agar setiap santri dan pengajar di pesantren bisa terus membawa.

Sementara itu, Rahman berharap sebagian anggaran APBN dan APBD untuk dialokasikan ke pesantren selama new normal ini. “Kami berharap pemerintah pusat dan daerah memperhatikan hal ini,” pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.