Naikan Pamor Kue Rumahan, Disperindag dan HIPMI Blusukan ke Desa

Para instruktur beri pelatihan jajanan rumahan dan kiat pemasaran berorientasi modern kepada para ibu ibu rumah tangga di desa Banjarsari kecamatan Padas, Ngawi.

Suarakumandang.com.BERITA NGAWI. Guna mendongkrak minat berwirausaha dikalangan ibu rumah tangga dan generasi potensial, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi lakukan blusukan ke beberapa desa gelar pelatihan pembuatan jajanan dan kue.

Tidak datang sendiri, Dinas juga didukung oleh Himpunan pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI ) Jatim membuat kegiatan ini menjadi berisi karena disampaikan pula kiat berwirausaha yang berorientasi go public dan go International meski dengan modal pas pasan.

Komoditas yang jadikan obyek pelatihan pun berupa jajanan yang familiar dikalangan para ibu ibu rumahan, seperti jajanan kue bolu, brownies, puding, donat kentang dan berbagai makanan ringan yang bahan bakunya mudah didapat.

Salah satu tempat blusukan program ini dilakukan di desa Banjaran Sari Kecamatan Padas ( 10-11/07/2019 ) lalu misalnya. Bertempat dibalai desa, puluhan ibu ibu dari kalangan umum maupun anggota PKK setempat tekun mengikuti pelatihan dengan materi yang diberikan oleh para praktisi.

Target yang berupaya dijangkau dari blusukan ini tak lain untuk merangsang munculnya industri rumahan baru, apalagi Pemerintah akan berupaya membantu dibidang permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga yang sangat rendah.

Pihak kami saat ini terus berupaya meningkatkan jumlah wirausaha baru dan mengembangkan produksi wirausaha yang sudah ada di Ngawi, apalagi masalah permodalan yang sering mengemuka dikalangan calon wirausahawan baru kini tidak lagi menjadi kendala dengan bergulirnya KUR yang bisa diajukan oleh masyarakat”, kata Supriyadi, Kasi Industri Logam, Mesin Elektronika, Tekstil dan Aneka (ILMETA),  Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Ngawi. ( 15/07/2019).

Apapun upaya dan komuditas wirausaha yang akan dikembangkan, ekonomi kreatif telah menjadi tajuk utama dalam kebijakan pemerintah daerah guna meningkatkan dan mewujudkan pemerataan kesejahteraan dari berbagai sektor industri.

Jurnalis:  Ahmad Hakimi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.