Connect with us

SKI News

Kunjungan Ke Magetan, Dewan Pers Kutuk Pelaku Kekerasan Terhadap Jurnalis

Published

on

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Kekerasan terhadap wartawan atau jurnalis oleh oknum aparat sudah sering terjadi diberbagai daerah di Indonesia. Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar acara media gathering di Pendopo Surya Graja Magetan, Jawa Timur. Jumat (27/09/2019).

Diketahui yang baru saja terjadi dilakukan oleh oknum aparat kepolisian, mereka melakukan kekerasan terhadap wartawan atau jurnalis saat peliputan bentrok di Gedung DPR, RI beberapa hari lalu.

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh mengatakan bahwa sekarang kebebasan pers mulai diabaikan. “Memang dibeberapa tempat sering terjadi kekerasan terhadap jurnalis atau wartawan yang sedang melakukan peliputan.”ujarnya kepada wartawan suarakumandang.

Mohammad Nuh juga mengatakan, bahwa kerja wartawan atau jurnalis harus diberi perlindungan karena itu amanah sesuai undang-undang Nomor 40 tahun 1999. ”Maka dari itu dewan pers memberi dukungan penuh bagi siapa saja yang ingin memberikan perlindungan kepada wartawan atau jurnalis,”kata Mohammad Nuh mantan menteri kebudayaan dan pendidikan  RI.

“Sebaliknya dewan pers juga memberikan kutukan keras kepada pelaku kekerasan terhadap wartawan atau jurnalis,”jelas Mohammad Nuh.

Mohammad Nuh berharap jangan lakukan kekerasan terhadap wartawan atau jurnalis karena saat melakukan liputan mereka dilindungi oleh undang-undang. Dewan pers mengajak semua pihak untuk menghormati kerja jurnalis. “Ayo bersama-sama duduk bareng ‘hentikan kekerasan’ terhadap jurnalis,”tuturnya.

“Setelah adanya kekerasan terhadap wartawan  yang baru saja terjadi. Yang perlu dilakukan adalah, pertama minta maaf dulu, yang kedua yaitu kita kembalikan kepada institusinya, kalau ini kepolisian kita berharap kepada pak Kalpori untuk melakukan proses apa yang seharusnya dilakukan di institusinya, jika mengetahui anggotanya melakukan kekerasan,”ucapnya.

Menurutnya, sosialisasi terhadap pentingnya memberikan perlindungan ke kawan-kawan media tidak boleh berhenti. ”Karena pak polisi ada generasi-generasinya. Dulu disosialisasi sekarang sudah pensiun, ganti yang baru, jadi harus disosialisasikan lagi, oleh karena itu kerja sama antara dewan pers dengan kepolisian harus dibangun supaya kawan-kawan media tetap nyaman dalam melakukan peliputan,”pungkasnya.

Sementara itu, dalam acara media gathering Magetan dengan tema. “Menjalin Sinergitas Media Menuju Magetan Terdepan” dihadiri Bupati Magetan, Wakil Bupati Magetan, Sekda Kabupaten Magetan, Kapolres, Dandim, pimpinan redaksi media dari berbagai media cetak, elektronik dan online yang hadir se-Jawa Timur.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *