SKI News
Kereta Api Lodaya Anjlok, Empat Kereta Api Terlambat Tiba di Madiun
Suarakumandang.com,BERITA MADIUN. Empat kereta api yang melintas Daerah Operasi 7 Madiun ,Kamis, (30/05/2019) mengalami keterlambatan hingga 457 menit atau 7 jam lebih.
Keterlambatan disebabkan kereta api Lodaya tambahan anjlok, tepatnya di Kilometer 193-192 di petak jalan antara Lebakjero-Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.Sekitar 16.30 WIB, Rabu,(29/05/2019) kemarin.
Ixfan Hendriwintoko manager humas Daop 7 Madiun menjelaskan pihaknya mengetahui kejadian anjloknya kereta api tambahaan dari DAOP 2 Bandung.”Saya mendapat informasi kejadian anjloknya kereta api Lodoya sekitar pukul 16.30 WIB,”ujar Ixfan.
“Anjloknya kereta api berdampak pada kelambatan kereta api yang akan menuju ke arah timur, baik tujuan ke Daop 7 maupun yang melintas wilayah Daop 7,”kata Ixfan.
Masih kata Ixfan, pasca anjloknya kereta api Lodaya tambahan, kereta api yang melintas di Daop 7 harus berubah pola operasinya. “Pola operasi sesuai rute bandung-Kroya dirubah Bandung-Purwakarta-Cikampek-Purwokerto-Kroya,”ucap Ixfan.
Dijelaskan pula, empat kereta api yang mengalami keterlambatan diantara kerete api Turangga lambat 100 menit, Kereta api Mutiara Selatan terlambat 344 menit, Kereta api Malabar terlambat 457 menit dan kereta api Kahuripan terlambat 352 menit.
“Kemarin itu kejadian tersebut selanjutnya langsung ditangani dan pada pukul 20.21 WIB pada roda yang anjlok telah terangkat kembali. Guna menjaga pelayanan dan kelancaran KAI Daop 2 telah melakukan evakuasi penumpang KA lodaya tambahan dengan langkah operstaven menggunakan Bus,”terang Ixfan.
Sementara itu, bagi pelanggan yang terdampak kelambatan tersebut diperkenankan membatalkan tiketnya dengan biaya dikembalikan penuh seharga yang tertera pada tiket.”Dan pemberian service recovery jika kelambatan lebih dari 3 jam,”pungkasnya.
Jurnalis:Cahyo Nugroho.
