Kasus DBD di Magetan

Didik Setyo Margono Kepala Bidang Pencegahan dan Pegendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan.

 

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) memasuki bulan Januari hingga bulan Maret  2018  mengalami penurunan cukup drastis, bila dibandingkan pada bulan Januari hingga bulan maret 2017 lalu.”Sesuai catatan tahun 2017 lalu terdapat 42 kasus, sedangkan tahun 2018  hanya terdapat 33 kasus, bulan ini terhitung sejak pertanggal 14 Maret,”ujar Didik Setyo Margono Kepala Bidang Pencegahan dan Pegendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan.

“Penurunan kasus DBD di Magetan ini merupakan tingkat kesadaran masyarakat Magetan mulai ada, hal ini dibuktikan kasus DBD dari tahun ketahun semakin menurun,”kata Didik.

Dia juga mengatakan masyarakat Magetan akhir-akhir ini juga sudah mulai menyadari bahwa tindakan pengasapan atau fogging yang menjadi andalan untuk membasmi nyamuk Aedes aegypti penyebar virus demam dengue tidak efektif.

“Setelah fogging dilakukan seringkali masih bermunculan kasus demam berdarah dengue (DBD) baru, sebab fogging tidak dapat membunuh hingga ke jentik jentik nyamuk yang berada didalam air,”kata didik.

Dijelaskan pula, bahwa senjata paling  ampuh dalam membasmi nyamuk adalah dengan 3M yakni menutup, menguras dan mengubur.”Maka dengan 3 M diyakni perkembang biakan nyamuk akan terhenti,”terang Didik.

Sementara itu, pihak dinas kesehatan berharap  bagi masyarakat Magetan selalu tetap menjaga kebersihan terutama jangan sampai lupa lakukan 3 M.”Harapankan kami masyarakat Magetan jangan sampai terlena, selalu menjaga kebersihan tetap lakukan 3 M, jangan memberi kesempatan pada nyamuk untuk berkembang biak,”pungkasnya.cahyo.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.