Isu Kesehatan Makanan Olahan Bebasis Hasil Ternak dalam Pelatihan Disnak Ngawi

Pelatihan Dinas Pertanian dan Peternakan Ngawi angkat isu kesehatan makanan olahan berbasis hasil ternak

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI.Guna menjaga kualitas makanan olahan berbasis hasil ternak , seperti daging dan telur, agar aman dikonsusmsi masyarakat, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ngawi mengadakan pelatihan pengolahan hasil produksi peternakan kepada pelaku usaha makanan, Senin ( 29/04/2019).

Rangkaian pelatihan yang dipandu oleh lembaga kursus kuliner Tri Star asal Surabaya ini, diikuti oleh puluhan pegiat UKM  sekabupaten Ngawi yang bergerak dibidang produksi makanan berbasis hasil peternakan berupa daging sapi , daging ayam, ikan dan telur.

Dalam pelatihan ini pula para peserta diberikan materi berupa praktek untuk membuat produk olahan yang sehat, bergizi tinggi, hingga kemasan yang menarik dengan biaya produksi rendah. Hal yang tidak kalah penting bagi para peserta ialah tentang managemen pemasaran agar harga tetap terjangkau oleh masyarakat, dan memiliki prospek yang menjanjikan.

“Mejaga kualitas agar tetap sehat dan bergizi tinggi dari olahan makanan berbasis hasil ternak, dengan biaya produksi serendah rendahnya adalah tujuan dari adanya pelatihan ini, sehingga aman dikonsumsi masyarakat dan terjangkau harganya.” Kata Marsudi, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ngawi , dalam sambutan di pelatihan tersebut.

Dirilis dari laman Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, jumlah UMKM kabupaten Ngawi per tahun 2018 sebanyak 185.312, sebagain besar bergerak dibidang usaha berbasis hasil peternakan. Karena itu potensi keamanan masyarakat mengkonsumsi makanan hasil olahan produksi UMKM menjadi isu penting yang kini belum tertangani secara maksimal oleh dinas yang terkait di kabupaten Ngawi.

Jurnalis:  Ahmad  Hakimi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.