Connect with us

SKI News

Cegah DB, Ipong Ajak Masyarakat Segera Lakukan Gerakan 3 M

Published

on

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat mengunjungi desa Jimbe, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, dalam rangka tilik desa, Sabtu (28/12/2019)

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menghimbau warga masyarakat di Bumi Reyog untuk segera bergerak melakukan gerakan menguras, menutup dan mengubur (3M) untuk mencegah jentik-jentik nyamuk berkembangbiak. Hal itu disampaikan Bupati Ipong Muchlissoni usai tilik desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sabtu (28/12/2019).

Bupati Ipong mengatakan musim hujan yang sudah berjalan ini membuat banyak genangan air disekitar lingkungan rumah dan genangan tersebut bisa menjadi tempat bertelurnya nyamuk aedes aigepty (nyamuk demam berdarah).

“Seperti biasanya setiap musim penghujan ada wabah demam berdarah, saya berharap tahun ini tidak ada warga yang terkena demam berdarah, apalagi dari desa Plalangan yang terkena demam berdarah,” ujar Ipong.

Oleh sebab itu maka Ipong menghimbau masyarakat Ponorogo untuk segera melakukan gerakan 3 M, agar nyamuk tersebut tidak berkembang biak.

“Untuk itu harus ada bantuan keikutsertaan dari seluruh masyarakat untuk melakukan 3 M yaitu menguras, menutup mengubur,” jelas Ipong.

Menurut Ipong nyamuk DB itu tumbuh suburnya di genangan air yang bersih. Sehingga pengurasan perlu dilakukan. Dan tak lupa Dirinya mengingatkan untuk yang memiliki dispenser, agar air tampungan yang ada di alat tersebut juga harus sering dibersihkan.

“Kemudian jangan lupa membuang tampungan dispenser itu juga penting, karena saat ambil air tumpah di tampungan air padahal itu bisa jadi tempat berkembangnya nyamuk demam berdarah ,maka setiap hari harus dibuang,” terangnya.

Sebelumnya pada tanggal 29 Januari 2019 Bupati Ponorogo sempat menetapkan status KLB DBD karena banyaknya penderita DBD hingga membuat rumah sakit overload. Kemudian status KLB dicabut pada tanggal 15 Maret 2019.

Dari beberapa bulan tersebut berdasarkan data dari dinas kesehatan jumlah penderita DBD sebanyak 754 orang dan dinyatakan meninggal akibat DBD sebanyak 3 orang.

Sementara itu acara tilik desa Kecamatan Jenangan dihadiri oleh Ketua DPRD Sunarto, Sekda Agus, Kepala Dinas PUPR Jamus Kunto Purnomo, Staf Ahli Dan Dinas terkait serta Tim Penggerak PKK.

Jurnalis: Yoga Kariem.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *