Connect with us

SKI News

Buang Bayi Sendiri, Siswi Ponpes di Magetan Terancam 15 Tahun Penjara

Published

on

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai (tengah) saat menujukkan barang bukti pada kesempatan jumpa pers di Aula Mako Polres Magetan

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Kasus penemuan mayat bayi di kamar mandi Pondok Pesantren (Ponpes) Putri Darul Wayain Desa Sumber Agung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada sekitar pukul 05.30 WIB minggu (01/12/2019) lalu. Tersangka pembuang bayi yang tidak lain adalah ibu dari mayat bayi tersebut terancam hukuman penjara 15 tahun. Selasa (31/12/2019)

 Inisial AF (20) Ibu bayi yang merupakan  tersangka pembuangan bayi hingga tewas di kamar mandi Ponpes Putri Darul Wayain ini akhirnya harus menerima hukuman atas  hasil perbuatanya.

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai menjelaskan bahwa, tindakan pelaku yang tega menghilangkan nyawa anak yang baru dilahirkannya dengan cara dibekap hingga bayi kehabisan nafas lalu meninggal. ” Atas tindakannya pelaku diancaman pasal 80 ayat 3 dan 4 UUD RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UUD RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” jelas Riffai.

“ Kami mengumpulkan hasil penyelidikan dan keterangan dari saksi-saksi, ternyata pelaku diketahui baru masuk dan belajar di ponpes  6 bulan yang lalu. Dengan demikian, melihat kondisi bayi yang dilahirkan sudah berusia 9 bulan, pelaku pasti sudah hamil sebelum masuk Ponpes,” tuturnya.

Sebelumya telah diberitakan penemuan  mayat bayi berjenis keamin laki-laki di Ponpes Putri Darul Wayain.  Bayi ditemukan di salah satu kamar mandi Ponpes dalam kondisi di dalam bak tertimbun baju kotor.

Jurnalis: Cahyo Nugroho

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.