SKI News
Bedah Buku “Jokowi dari Bantaran Kalianyar ke Istana” Disambut Positif Bupati Magetan

SAMBUTAN:Sambutan Suprawoto saat acara bedah buku di mojosemi
Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Buku karya Wawan Mas’udi dengan Akhmad Ramdhoni berjudul “Jokowi dari Bantaran Kalianyar ke Istana” dibedah di Taman wisata Mojosemi Forest Park Magetan, Jawa Timur. Sekitar 19.30 WIB. Senin,(24/12/2018).
Dalam acara bedah buku hasil karya putra daerah Parang Magetan yaitu Wawan, dihadiri Suprawoto Bupati Magetan, Arif Mustofa, Diana Av Sasa dan Arief Rahman serta ketua DPC partai NasDem Kabupaten Magetan Gaguk dan Ketua DPC Partai Demokrat dan tamu undangan lainnya.
Menurut Wawan “Jokowi Dari Bantaran Kalianyar ke Instana” ini sangat menarik dengan berisi tentang etos kerja. Di dalam buku tersebut menceritakan semasa hidup Jokowi sejak muda hingga kini sukses menjadi presiden Republik Indonesia.” Dengan membedah buku biografi Jokowi ini kami berharap bisa mendapatkan pelajaran, pengalaman dan optimisme etos kerja dari tokoh yang sedang menjadi center kekuasaan di Indonesia,” jelasnya.

Buku karya Wawan Mas’udi dengan Akhmad Ramdhoni berjudul “Jokowi dari Bantaran Kalianyar ke Istana”
“Di acara bedah buku ini sebenarnya lebih ke acara sosial dan membangun optimisme. Di sini kami saling berbagi pengetahuan dan optimisme bahwa kita semua orang Indonesia yang biasa-biasa saja bisa menjadi orang yang sukses seperti beliau (Jokowi,red) dengan etos dan kerja keras,” ungkapnya.
Dijelaskan pula, setelah membaca buku “Jokowi Dari Bantaran Kalianyar ke Instana” dengan harapan kepada teman-teman bahwa orang biasa di Indonesia dengan kerja keras , etos , kesungguhan kita bisa mencapai sesuatu yang lebih tinggi asal muasal sebelum kita sukses.
Suprawoto selaku Bupati Magetan menanggapi dengan positif acara bedah buku “Jokowi Dari Bantaran Kalianyar ke Instana” ini. Ia berharap acara bedah buku bisa semakin sering di Kabupaten Magetan. “Saya senang ada acara bedah buku seperti ini, berharap juga agar lebih sering dilaksanakan acara semacam ini. Magetan sendiri adalah kota yang cocok untuk menulis dengan suasana yang sejuk dan nyaman,”tuturnya.
Lanjutnya, Suprawoto juga membagikan pengalaman, pelajaran tentang menulis buku. Mengingat ia juga merupakan penulis yang sudah menhasilkan beberapa buku, salah satunya buku berjudul “Dalane Uripku”. Penulis buku “Jokowi Dari Bantaran Kalianyar ke Instana” ini merupakan putra asli Magetan, Wawan Mas’udi adalah salah satu alumni dari SMAN 1 Magetan.
“Saya sebagai penulis juga sangat senang mengetahui antusias remaja Magetan saat mengikuti acara bedah buku,”ucapnya.
Menurut Suprawoto lagi, bahwa acara ini sangat positif untuk remaja, dimana mereka bisa mengambil pelajaran positif dalam buku tersebut dan termotivasi dari isi buku itu. “Bisa jadi mereka mempunyai cita-cita menjadi penulis,”kata Suprawoto lagi dalam sambutanya.
“Maaf sebelumnya yang punya cita-cita menjadi dokter, bukannya saya mengeyampingkan namun, saya selalu bilang kepada remaja di Magetan bahwa orang sukses tidak harus menjadi dokter bisa jadi yang lain salah satunya penulis. Saya juga berharap di Magetan banyak melahirkan penulis-penulis yang sukses,” terang suprawoto.
Tambah Suprawoto dalam waktu dekat ini untuk mewujudkan kabupaten Magetan selain menjadi kota wisata pemerintah juga akan menjadikan kabupaten Magetan menjadi kota literasi. “Dalam waktu ini Kantor Kesbanglinmas untuk dijadikan sebuah perpustakaan yang lengkap,”paparnya.
Sementara itu, buku “Jokowi Dari Bantaran Kalianyar ke Instana” ini sudah terjual sebanyak 2000 eksemplar. Ke depannya kemungkinan akan dicetak lagi untuk memenuhi permintaan pasar. Buku “Jokowi Dari Bantaran Kalianyar ke Instana” ini bisa didapatkan di toko buku Gramedia dan toko-toko buku umum, serta bisa juga lewat Gramedia online shop. Bedah buku “Jokowi Dari Bantaran Kalianyar ke Instana” sudah dilakukan kedua kalinya pertama di solo pada tanggal 16 desember 2018 lalu yang dihadiri ibu kandung Jokowi dan paman-pamanya. Bedah buku kedua dilakukan di taman wisata mojosemi forest park. Cahyo.
