Connect with us

SKI News

10.903 Penerima Bantuan Non Tunai Ngawi Bersaldo Nol

Published

on

Kepala Bidang Pemberdayaan Fakir Miskin, Dinas Sosial Ngawi, Budi Priyanto berikan klarifikasi adanya saldo nol dari sejumlah peserta PKH Ngawi ( 31/10/2019)

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, Jawa Timur merilis adanya 10.903 peserta Program Keluarga Harapan ( PKH ) belum bisa terealisasi dalam program Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) pada pagu tahun anggaran 2019 yang dikeluarkan oleh Kemensos RI, ini berarti kartu peserta PKH akan bersaldo nol rupiah atau macet.

Padahal pagu BPNT dari Kemensos RI peserta PKH Kabupaten Ngawi tahun 2019 sebanyak 81.981 peserta, dan hanya 76.768 peserta yang kini bisa menerima.Kenapa hal ini bisa terjadi?.

Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Fakir Miskin, Dinas Sosial Ngawi, Budi Priyanto, tidak terakomodirnya peserta PKH kedalam Basis Data Terpadu ( BDT ) Dinas Sosial Ngawi-lah yang menjadi alasan. Dan konsekuensinya saldo menjadi nol atau macet.

 “Untuk mendapatkan BPNT,  baik Peserta PKH ataupun BPNT murni harus dimasukkan ke dalam BDT, yang mana seringkali kasus BPNT tidak diterimakan alias macet atau saldo nol dikarenakan yang bersangkutan tidak dimasukkan BDT, meskipun merupakan peserta PKH,” ujar Budi.

Pada titik ini, Budi memamparkan jika kewenangan yang menentukan update peserta KPH untuk ter-input ke BDT adalah pihak desa atau kelurahan dari hasil musdes yang diselenggarakan pemerintahan desa.

“Tepat sasaran ataupun tidaknya program BPNT bergantung kepada verval data yang dilakukan oleh desa atau  kelurahan, pasalnya desa/kelurahanlah yang mengetahui secara pasti kondisi warganya, apakah berhak atau tidak menerima untuk menerima,” papar Budi.

“Meskipun penentu penerima BPNT adalah pihak Desa/Kelurahan, namun keputusanya masih bisa dikritisi oleh masyarakat atau komponen terkait seperti LSM, jika memang harus ada perubahan maka dapat ditempuh dengan penataan ulang, selanjutnya diusulkan kembali sesuai dengan prosedur yang berlaku, diantaranya harus melalui musdes / muskel dan diupload secara ofline oleh operator di Desa/Kelurahan.” Terang Budi lebih jauh.

BPNT adalah program Pemerintah melalui Kemensos yang bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan dan ketimpang, kedalam dua kategori peserta penerima yaitu peserta PKH dan BPNT murni.

Dan kini sebanyak 10.903 peserta PKH/ BPNT murni menjadi P-R pemkab Ngawi melaui Dinas Sosialnya untuk meng-inputnya ke BDT agar bantuan kepada para lansia, keluarga miskin dan masyarakat Ngawi yang kurang beruntung dapat terangkat sendi kehidupanya.

Jurnalis:  Ahmad Hakimi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.