Warga Kota Madiun, Tewas Tercebur Telaga Sarangan

LOKASI KEJADIAN: Tidak jauh dari Monumen Pesawat Tempur sekitar Telaga Sarangan inilah lokasi korban terjebur dan tewas.

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Dodik Supriyo (41) warga jalan Tawang Arum No:25, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur  ditemukan meninggal dunia setelah terpeleset dan terjebur di Telaga Pasir Sarangan, sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis,(13/06/2019).

Sesuai saksi mata Rizal, (17)  yang tak lain adalah satu rombongan dengan korban mengatakan sekitar pukul 16.00 WIB saksi dan korban bersama rombongan tiba di telaga Sarangan dengan tujuan berlibur. Rombongan memakirkan mobilnya di dekat pakiran pesawat.

“Korban dan istrinya turun dari mobil dan menuju ke pinggir telaga untuk foto selfi. Tapi sebelumnya korban memang janji kepada istrinya untuk mengambil air dari telaga Sarangan dan akan diberikan kepada istrinya,”kata Rizal.

Masih kata Rizal, korban menuju pinggir telaga dengan cara duduk jongkok dan membungkuk untuk mengambil air dimasukkan ke dalam botol air mineral.”Tapi saat mengambil air korban tiba-tiba terpleset dan jatuh kedalam air telaga Sarangan,”terang Rizal.

“Mengetahui hal itu beberapa saksi melempar kayu atau benda mudah mengapung,” jelas Rizal.

Dilaporkan, rombongan lain tidak berani turun ke Telaga Sarangan, karena tidak bisa berenang. Selanjutnya, saksi lain meminta pertolongan warga sekitar, begitu warga tiba korban sudah tenggelam. Kejadian dilaporkan aparat setempat, segera turun ke tempat kejadian perkara dan melakukan pencarian.

Sekitar pukul 17.30 WIB  jasad korban berhasil ditemukan anak perahu Sarangan dan selanjutnya dibawa  ke permukaan, kemudian dilakukan evakuasi dan pukul 17.45 dibawa ke Puskesmas Plaosan guna dilakukan otopsi luar.

Atas permintaan keluarga korban dan menganggap kejadian itu murni kecelakaan, agar tidak dilakukan otopsi dalam, korban.

Adanya permintaan keluarga itu, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga, selanjutnya pukul 18.40 WIB jasad korban dibawa ke Kota Madiun.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.