SKI News
Viral, Bocah Ingusan di Lembeyan Diikat & Dipukul Gegara Diduga Mencuri Peleng Truk. Warganet: “Dewasa Kok Lebih Barbar?”

Detik kelam di Lembeyan—bocah ingusan diikat kaki-tangan lalu dipukul pria yang diduga pemilik bengkel. Bukan adegan pendidikan, tapi potret emosi orang dewasa yang kelewat liar.
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Lembeyan kembali trending, tapi sayangnya bukan karena prestasi desa atau panen raya melainkan karena “tradisi” menampar nalar entah sejak kapan dianggap solusi kriminalitas.
Kamis (27/11/2025), seorang bocah ingusan jelas lebih butuh bimbingan daripada bogem mentah dituding mencuri peleng truk di sebuah bengkel.
Alih-alih diserahkan ke aparat, bocah itu “didaulat” jadi pemeran utama drama jalanan: tangan diikat, tubuh diseret, dan diduga dihajar pemilik bengkel.
Seakan lupa bahwa ini tahun 2025, bukan gladi resik zaman batu.
Videonya menyebar lebih cepat dari gosip grup WA: sang bocah meraung minta ampun, sementara deretan orang dewasa terlihat sibuk memamerkan keberanian memarahi anak kecil sebuah pemandangan yang bikin warganet geleng-geleng, bukan karena pencuriannya, tapi karena mental preman kampung masih saja dianggap sah dijadikan hukum publik.
Untung Polres Magetan tetap waras. Polisi langsung turun memeriksa saksi dan mengurai dua perkara sekaligus: dugaan pencurian dan dugaan penganiayaan.
Karena, mari jujur, memukul bocah itu bukan tindakan tegas itu tindakan gegabah minus logika.
Polisi pun mengingatkan hal basic mestinya tak perlu diajarkan lagi: main hakim sendiri bukan budaya, bukan keberanian, apalagi kebanggaan.
Ada aparat, ada prosedur, ada hukum tinggal dipakai, bukan dipelintir.
Kasus ini kini ditangani Polres Magetan. Harapannya sederhana: insiden memalukan ini jadi pengingat bahwa keberanian memukul anak bukan tanda ketegasan, tapi tanda paling telanjang dari kurangnya akal sehat.
Sesuai informasi pihak kepolisian Polres Magetan sudah melakukan mediasi kepada kedua pihak.
Sementara itu, norman Susanto peneliti Republik damai menyayangi tindakan hal tersebut memukul anak dibawah umur.
“Mestinya tidak dilakukan pemukulan akan tetapi dibawa ke kantor polisi.” pungkasnya.
Jurnalis:Tim Redaksi.
