Connect with us

SKI News

UMKM Jangan Cuma Jualan, Harus Pintar Baca Pasar, AI Jadi Senjata Bertahan di Tengah Ekonomi Sulit

Published

on

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Di tengah kondisi ekonomi tahun 2026 yang belum sepenuhnya stabil, puluhan pelaku UMKM di Kabupaten Magetan mendapat pembelajaran tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pemasaran digital dan meningkatkan penjualan usaha.

Kegiatan pembelajaran AI tersebut digelar di Gedung Ki Mageti Setda Kabupaten Magetan, Sabtu (9/5/2026), dan diikuti sekitar 80 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Magetan.

Anggota Eduprintis, Istingadah, dalam sambutannya menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menghadapi tantangan ekonomi yang saat ini sedang tidak mudah.

Menurutnya, pelaku usaha kecil tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola pemasaran konvensional. Adaptasi terhadap teknologi digital dinilai menjadi langkah penting agar UMKM tetap mampu bersaing dan bertahan.

“Kondisi ekonomi memang sedang tidak baik-baik saja. Karena itu UMKM harus mulai mengikuti perkembangan teknologi agar pemasaran produk lebih luas dan tepat sasaran,” ujar Istingadah.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber AI, Salam, yang memberikan pemahaman kepada peserta tentang strategi pemasaran modern berbasis digital.

Dalam pemaparannya, Salam menilai AI dapat menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jangkauan pasar.

“UMKM sekarang jangan hanya fokus produksi. Tapi juga harus pintar membaca pasar dan mengikuti perkembangan digital. AI bisa membantu promosi lebih tepat sasaran,” jelas Salam.

Peserta juga dikenalkan berbagai pemanfaatan AI untuk kebutuhan usaha, mulai pembuatan desain promosi, caption penjualan, hingga strategi pemasaran digital yang dinilai lebih efektif dan hemat biaya.

Pihak Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Magetan turut mendukung kegiatan tersebut sebagai upaya mendorong pelaku usaha kecil agar tidak tertinggal perkembangan zaman.

Para peserta berharap pelatihan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan agar pelaku UMKM semakin siap menghadapi persaingan usaha di era digital.

“Sekarang eranya bukan cuma jualan di pasar, tapi juga harus bisa jualan lewat digital supaya produk UMKM makin dikenal luas,” tambah Salam.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *