Connect with us

SKI News

Terapkan Strategi Persuasif, KPH Ngawi Berhasil Tekan Angka Gangguan Keamanan Hutan

Published

on

Wakil Administratur KPH Ngawi, Muklisin, saat memaparkan keberhasilan KPH Ngawi tahun 2020.

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Gangguan keamanan hutan yang kerap dihadapi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)  Kabupaten Ngawi, Jawa Timur  tahun ini mengalami penurunan. Setidaknya dibanding tahun lalu pada kuartal yang sama, terakumulasi penurunan 50% dari jumlah kasus terkait gangguan keamanan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Administratur KPH Ngawi Mukhlisin, saat memaparkan capaian tahun 2020 kepada SKI ( 22/12/2020).

“Adanya penurunan yang luar biasa untuk gangguan keamanan hutan tersebut, merupakan hasil kinerja KPH Ngawi bersama stake holder terkait, mulai dari Pemkab Ngawi, TNI/POLRI hingga pers, disamping pelaksanaan strategi lapangan yang diterapkan oleh KPH Ngawi, ” ujar Muhklisin.

Diantara beberapa strategi yang paling berdampak signifikan adalah kebijakan memberikan peringatan dan pendekatan persuasif kepada pelaku ilegal loging lokal selama itu tidak dalam jumlah besar dan bertujuan dikomersilkan.”Untuk pelaku ilegal loging dilakukan upaya persuasif, utamanya jika pelakunya lokal dan tidak dikomersilkan, maka cukup didekati dan diperingatkan,” kata Muhklisin.

“Sedangkan untuk pelaku luar yang mengambil hasil hutan dalam jumlah banyak dan dikomersilkan, akan dilakukan penegakan hukum oleh penegak hukum,” lanjut Muhklisin.

Tercatat untuk tahun ini kasus ilegal logging selama tahun 2020 terdapat 15 kasus dengan 17 tersangka. Keberhasilan upaya penegakan hukum tersebut, diharapkan dapat menimbulkan efek jera bagi pelaku ilegal logging yang lain. “Selain terkait ilegal loging, upaya lain yang dilakukan oleh KPH Ngawi, untuk menekan ganguan kemanan hutan yaitu dengan kegiatan sambang masjid berupa jumatan keliling, pendekatan ke tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk membantu mengedukasi masyarakat serta kegiatan baksos setiap jumat legi yang digelar oleh KPH Ngawi,” lanjut Muhklisin.

“Strategi memberikan kontribusi ekonomindan pangan juga menjadi andalan KPH Ngawi berupa kegiatan reboisasi, agroforestry seluas 3500 hektar, dengan menyisipkan tanaman palawijo di sekitar tanaman reboisasi, dan hasilnya dapat memberikan sumbangan bagi pangan masyarakat di sekitar hutan,” tutup Muhklisin.

Apapun strategi yang dilakukan serta melibatkan semua jajarannya, bagi KPH Ngawi adalah untuk melakukan pendekatan sosial kepada masyarakat agar sadar akan manfaat dan hasil hutan.

Jurnalis: Ahmad Hakimi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *