Connect with us

SKI News

Polres Magetan Tangkap Seorang Guru SD Yang diduga Melakukan Penculikan Anak

Published

on

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana saat mebacakan pres rilis permintaan pencarian dan penangkapan terhadap pelaku penculikan anak berinsial ZA

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Seorang guru SD berinisial ZA (26) warga Desa Sukamaju, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi banyuasin, Sumatera Selatan akhirnya berhasil diamankan petugas Polres Magetan karena diduga melakukan penculikan terhadap anak dengan inisial (TYF) (12) warga Desa Sukamaju, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi banyuasin, Sumatera Selatan.

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana mengatakan pihaknya sebelum melakukan penangkapan terhadap tersangka  ZA, Jumat, (21/02/2020) pihak keluarga (orang tua korban) mendatangi kantor Polres Magetan dengan membawa surat tanda bukti lapor yang dikeluarkan oleh Polres Musi  Banyu Asin  Polda Sumatra Selatan untuk meminta bantuan melakukan pencarian dan penangkapan terhadap pelaku penculikan anak yang dilakukan oleh ZA.

 “Sesuai informasi dari Polres Musi Bany Asin tersangka berada diwilayah Kabupaten Magetan. Setelah kami konfirmasi dengan polres Musi Banyu Asin sesuai  surat laporan yang dibawa oleh keluarga korban membenarkan bahwa telah terjadi tindak pidana penculikan anak,”ujar Festo.

Lanjut Festo, kami langsung bergerak, dan akhirnya pelaku berhasil kami amankan pada hari sabtu,(22/02/2020) sekitar pukul 04:30 WIB.”Sesuai keterangan dari pihak keluarga kejadian penculikan di Desa Sukamaju, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi banyuasin, Sumatra Selatan Selasa,(11/02/2020) lalu,”kata Festo.

“Sementara untuk Motif pelaku yakni korban diajak hijrah. Dan kami telah mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Avanza dengan nopol WG 1714 JY warna hijau muda, ”terang Festo kepada jurnalis suara kumandang.

Akibat perbuatanya pelaku dikenai pasal 83 Jo pasal 76F Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 22 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sesuai informasi sementara pelaku sekitar pukul 00:00 WIB , Minggu,(23/02/2020) telah dibawa ke polres Musi Banyu Asin untuk dimintai  keterangan lebih lanjut.

Jurnalis : Cahyo Nugroho.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.