Connect with us

SKI News

Poin Penuh di Kandang Laskar PETA, Persinga Makin Solid

Published

on

Line up Persinga yang di turunkan menghadapi PSBK Blitar kemarin sore, ( 27/10/2019) / Foto : official Persinga

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Evaluasi penyelesaian akhir lini depan Persinga yang dijanjikan pelatih Utut  Wijanarko dalam lawatanya ke Blitar akhirnya terwujud dan membuahkan hasil.

Melawan PSBK Blitar, kurang dari 10 menit taring Persinga berhasil mengoyak gawang tuan rumah, di stadion Supridjadi  dalam lanjutan Pra Putaran Nasional Liga 3 2019, Minggu sore, ( 27/10/2019).

Instruksi pelatih Utut benar benar diperhatikan oleh Syaiful Rizal untuk mempertajam insting golnya, hingga memaksa kiper Blitar Bayu Prisma memungut bola dari dalam gawangnya di menit ke 7. Golll….0-1 untuk Persinga.

Kebobolan gol cepat itu membuat gerah barisan belakang Laskar PETA ( julukan PSBK Blitar-red), tak ayal mereka kerap melakukan upaya keras untuk menghentikan gempuran Slamet Hariyadi dan kawan kawan. Kartu kuning yang diacungkan wasit Setio Sutro kepada pemain belakang PSBK, Basori dimenit 16 menunjukan kondisi itu.

Melihat lini belakang tuan rumah mulai terprovokasi, lini depan dan tengah Persinga terus melakukan penguasaan bola dan beberapa kali mengancam pertahanan PSBK Blitar, namun hingga peluit babak pertama berakhir gempuran persinga tidak membuahkan hasil,  meski sebelumnya  pelatih Utut sempat melakukan pergantian lini tengah dengan menarik Dwi Kurniawan dan memasukan Achmad Rizal di menit 34.

Dan sekorpun masih bertahan 0-1 hingga berakhirnya babak pertama.

Memasuki babak kedua, kelemahan Persinga yang lamban panas dan kendornya kewaspadaan, ternyata dibaca oleh Blitar. Penetrasi lini tengah PSBK terlambat diantisipasi hingga berbuah gol cepat dari kaki Zaky Maharim dimenit ketiga babak kedua hingga menyamakan kedududukan.

Lengah, Utut pun meradang, gempuran semakin ditingkatkan, M Guntur di pinggirkan, Hasanudin Vanath dimasukan ( 56′).

Namun strategi Utut itu sepertinya dibaca oleh official Blitar dengan merombak lini belakang, niatnya mengamankan kedudukan.

Bahkan kartu kuning kembali diberikan kepada barisan tengah PSBK, kali ini untuk Eka Yudhapratama ( 67′) dalam upayanya merusak alur serangan Persinga.

Tidak patah arang, upaya provokasi yang kerap dilakukan tim tuan rumah justru mempersolid antar lini Persinga, terlebih tenaga segar dari kiper Faudhy Vernad Putra Prarama yang menggatikan kiper Adib Lutfi membuat anak anak Ketonggo semakin padu.

Hasilnya, gelandang tengah Ahmad Afif didaulat untuk memastikan kemenangan Persinga Ngawi dimenit 85, dan menguncinya hingga pertandingan usai.

“Alhamdulillah kita bisa mencapai poin penuh, dqn ini menjadi modal kita untuk pertandingan berikutnya, secara umum kedua kesebelasan cukup seimbang enak ditonton, mudah mudahan pembinaan pemain muda di liga tiga terus positif,” kata Utut dalam konferensi pers.

Sementara itu manager PSBK Blitar Yudi Meira, mengapresiasi permainan anak asuhnya meskipun menelan kekalahan. Baginya timnya sudah bermain maksimal dan akan melakukan pembenahan untuk pertandingan berikutnya.

“Pertandingan bola tentunya ada kalah dan menang, dan anak anak sudah bermain secara maksimal meskipun saat ini belum beruntung, dan untuk selanjutnya kami akan berbenah diri untuk pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.

Jurnalis: A.M.Mustofa.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.