Ngawi Terima Adipura Setelah 3 Tahun Absen

ADIPURA: di dampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wakil Presiden Jusuf Kalla serahkan piala Adi Adipura kepada Bupati Ngawi

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Setelah tiga tahun absen akhirnya Ngawi mendapatkan kembali penghargaan Adipura . Secara langsung Bupati Ngawi Budi Sulistyono menerimanya dari Wakil Presiden Jusuf Kalla di dampingi menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar di Jakarta akhir desember yang lalu.

Tidak hanya itu, penghargaan berlisensi nasional juga disematkan kepada 4 pemerintahan desa, 2 intansi sekolah dan 1 buah perseorangan. Semuanya di bidang lingkungan hidup.

Dari sejumlah itu adalah penghargaan Desa/Kelurahan Berseri diberikan kepada desa Ngrayudan Jorogoro dan desa Dempel Geneng, disusul kemudian piagam penghargaan Program Kampung Iklim Utama kepada desa Ngrayudan Jogorogo dan desa Pandansari Sine.

Berikut lingkup instansi pendidikan disematkan Penghargaan Adiwiyata Propinsi kepada SMPN 3 Karangjati serta  Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri kepada SMPN 2 Ngawi dan terakhir  Penghargaan  Pelestari Fungsi Lingkungan diberikan kepada Jumangin warga Hargosari Sine.

Kalipertama kabar tersebut di sampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi melaui sekdin Irwan Esti Cahyono. Dari catatanya sejumlah raihan tersebut merupakan rekor prestasi bidang  lingkungan hidup terbanyak dalam waktu yang sama.

Kadin lingkungan hidup Pemkab Ngawi, Setiono  mengatakan bahwa penghargaan tersebut sekaligus menghilangkan haus prestasi di bidang lingkungan hidup, utamanya untuk penghargaan adipura, pasalnya sejak tahun 2014 yang lalu, Ngawi absen dari penghargaan ini.

“Seperti yang disampaikan oleh Bupati, bahwa penghargaan adipura tersebut merupakan kado istimewa untuk Ngawi di akhir tahun 2018, berikut sertifikat bidang kebersihan dan pengelolaan kota periode 2017-2018, sesuatu yang membanggakan”, kata Setiono. Jumat ( 18/1/2019).

Namun tentunya semua berharap bahwa penghargaan tersebut tidak hanya berhenti sebatas piala dan kertas, tetapi hendaknya menjadi motivasi jika peduli lingkungan telah menjadi gaya hidup warga Ngawi.Ahmad.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.