Connect with us

SKI News

Ketua DPRD Magetan: Sekolah Tatap Muka Segera Dilakukan dan Para Guru Divaksinasi

Published

on

Sujatno Ketua DPRD Kabupaten Magetan.

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Keluhan para orang tua murid di Kabupaten Magetan, Jawa Timur terlalu lama belajar daring mulai bermunculan dengan berbagai alasan.

Tak sedikit dari mereka menyayangkan jika sekolah tatap muka tidak segera dilakukan. Banyak masyarakat mengkhawatirkan akan pendidikan yang diterima siswa selama ini  yang dinilai kurang maksimal.

“Jika wilayah Kabupaten Magetan sudah masuk zona hijau tidak menutup kemungkinan pemerintah sesegera mungkin untuk melakukan sekolah tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan,” ujar Sujatno Ketua DPRD Kabupaten Magetan. Rabu, (31/03/2021).

Lebih lanjut, untuk melihat kondisi wilayah Kabupaten Magetan sekarang sudah memungkinkan untuk  SD, SMP dan SMA diberlakukannya sekolah tatap muka.

“Harapan kami ya sudah dilakukan, entah itu dilakukan secara bergilir atau bergantian. Dan satu lagi tetap ikuti protokol kesehatan,” jelas Sujanto.

Sujatno mengungkapkan bahwa selama ini kekhawatiran anak jika terlalu lama belajar daring dengan teknologi android banyak mudharat dari pada manfaatnya.

Senada yang dikatakan,  Pangajoman Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magetan sesuai Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim jika ingin melakukan sekolah tatap muka pihak pemerintah harus melakukan program vaksinasi yang diprioritaskan kepada para guru untuk jenjang pendidik pada jenjang PAUD, SD, SLB terlebih dahulu.

Pangajoman Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magetan

“Setelah selesai dari PAUD, SD dan SLB maka dilanjutkan vaksinasi kepada jenjang SMP, SMA dan pergurungan tinggi,”ucapnya.

Sesuai informasi pihak pemerintah akan melakukan sekolah tatap muka . Namun hal ini tidak bisa dilakukan karena sesuai surat edaran Bupati tantang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro diperpanjang sampai tanggal 5 April 2021.

“Sampai tanggal 5 Apil 2021 nanti kita koordinasi dengan gugus tugas, namun untuk sementara disuruh untuk menanti sebentar, sambil menyiapkan,” ucap Suwata kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Magetan mengatakan, Jumat, (26/03/2021).

Insya Allah lanjut Suwata, ujian nanti akan dilakukan tatap muka. Kalau SD nanti  bukan Mei, sedangkan SMP bulan April tapi tatap muka ini akan berlangsung saat ujian saja.

“Tatap muka nanti kita coba 50 persen dari jumlah siswa yang masuk sekolah Senin sampai hari Jumat,” pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.