Ipong Muchlissoni Perintahkan Hermanto 5 Permintaan Gapoktan Desa Paringan Untuk Diprioritaskan

bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni

Suarakumandang.com,BERITA PONOROGO. Lima permintaan Gabungan Kelompok Tani  (Gapoktan) desa Paringan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur oleh bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni meminta   kepada Hermanto kepala dinas pertanian kabupaten Ponorogo  untuk diprioritaskan.

“Hal-hal yang sifatnya masih program dari dinas pertanian seperti meminta  lantai jemur, gudang , jembatan, traktor tanah kering, dan sumur, saya minta kepada pak Hermanto untuk Gapoktan desa Paringan diprioritaskan,”ujar Ipong bupati Ponorogo dalam sambutan di acara peresmian gedung baru kantor sekertariat Gapoktan Gemah Ripah desa Paringan kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo. Rabu,(10/04/2019).

Alasan Ipong untuk memprioritaskan dari lima permintaan  gapoktan desa Paringan karena diketahui gapoktan dan masyarakat desa Paringan mampu mengelola persawahannya dengan baik sehingga dapat  mendongkrak kabupaten Ponorogo menjadi lumbung pangan Nasional.

“Dari lima permintaan salah satunya tanah kering seluas 165 hektar supaya basah maka pemerintah akan memfasilitasi  sumur P2 T. Dengan adanya sumur P2 T  kami berharap lahan kering atau tegalan seluas 165 hektar bisa menjadi lahan pertanian, sehingga bisa meningkatkan hasil petani menjadi hidup sejahtera,”terang Ipong.

Alasan lain untuk memprioritaskan, karena diketahui  banyak  prestasi yang telah diraih Gapoktan desa Paringan,  diantaranya juara 1 Poktan berprestasi kategori tingkat Kabupaten tahun 2016, Juara 3 Poktan lembaga penyuluhan tingkat Provinsi tahun 2017, ketua poktan juga juara 3 kategori pemangku ketahanan pangan tingkat Provinsi tahun 2018.

Sementara itu, dalam acara tersebut juga hadir Sekretaris Daerah Agus Pramono, Kepala Dinas Pertanian Hermanto, Kepala Desa Praingan, Gakpokta dan masyarakat desa Paringan yang terbentuk dalam kelompok tani.

Dari lima permintaan pihak pemerintah kabupaten Ponorogo akan berupaya dianggarkan di Perubahaan Anggaran Keuangan (P A K) tahun 2019. Namun jika di P A K tidak bisa maka pemerintah akan menganggarkan di APBD 2020.” Kami menilai dari lima permintaan gapoktan desa Paringan sangat penting, karena untuk menunjang pertanian warga desa Paringan dan sekitarnya,”pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.