Eko: Anggota PPWK Wajib Lapor ke Bakesbangpol

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Pusat Pendidikan dalam Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kabupaten Magetan, Jawa Timur  gelar rapat pertemuan anggota PPWK dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Dalam pertemuan tersebut membahas menjaga keutuhan bangsa tetap kokoh dan bersatu melalui lembaga maupun komunitasnya masing-masing. Jumat,(22/04/2019) lalu.

“Rapat ini karena menindaklanjuti perintah dari bupati melalui SK Bupati tentang pembentukan PPWK. Dan tim yang dibentuk bupati ini nantinya bisa bekerja dengan maksimal,” ujar  Eko Muryanto Kepala Bakesbangpol Kabupaten Magetan.

Lanjut Eko, untuk memaksimalkan anggota PPWK yakni dengan cara meningkatkan kepedulian, menghindari sikap apatis terhadap wawasan kebangsaan. ”Dan wawasan kebangsaan ini mutlak diperlukan untuk kesinambungan kekuatan NKRI,” kata Eko.

“Sementara yang direkrut PPWK oleh Bakesbangpol yakni antaranya seluruh Ormas, Partai Politik, Pimpinan Sekolah, maupun  perusahaan pers,” jelasnya.

Dalam melakukan tugasnya dari keseluruhan nanti akan mengambil peran masing-masing. ”Suatu misal ketua partai dapat memberikan nilai nilai NKRI kepada anggota parpol. Dan saya yakin ini sebenarnya sudah dilakukan, hanya  saja parpol-parpol yang tergabung disini hingga sampai saat ini belum memberikan feedback ke kita,” jelas Eko.

“Harapan kita ke depan nanti, ketika feedback itu kelihatan dan arena  anggaran kita berbasis kinerja adanya SK ini yang berimplikasi anggaran ini benar-benar riil ada kegiatan,” terang Eko.

Eko mencontohkan, dari 30 anggota PPWK di Kabupaten Magetan itu akan diberikan kewenangan untuk memberikan pengetahuan tentang nilai-nilai wawasan kebangsaan kepada masyarakat.

”Dari 30 anggota PPWK itu saya anggap sudah memiliki kompetensi yang dituangkan dalam SK Bupati. Dan nanti dari 30 anggota menyampaikan tentang sifat-sifat atau jiwa nasionalisme ke komunitasnya masing-masing,”ucap Eko.

Suatu misal ketua partai saat ada acara internal mereka sebaiknya disisipi nilai-nilai wawasan kebangsaan dan ini juga bisa dilakukan oleh  kepala sekolah, ketua komunitas maupun rektor, dari situ nanti cukup laporan ke Bakesbangpol disertai  foto, hari dan tanggal,” pungkasnya.

Jurnalis : Cahyo Nugroho.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.