Ini Alasan Pemkab Magetan adakan Sambang Desa

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. “Jadi begini, sambang desa merupakan program pemerintah kabupaten Magetan yang sudah berjalan sebelum saya menjabat sebagai bupati Magetan. Menurut kami program ini bagus karena program ini bisa bertatap muka langsung dengan masyarakat dan bisa menyerap aspirasinya,”kata Suprawoto Bupati Magetan.

Dijelaskan pula, bahwa sebenarnya tanpa program acara sambang desa pihak pemerintah sudah menerima informasi banyak terkait keadaan masyarakat Magetan. “Akan tetapi dengan acara seperti ini terjadi dialog langsung  dengan masyarakat apa yang terjadi di masyarakat,”kata Suprawoto.Selasa,(30/10/2018).

“Sebenarnya birokrasi itu pekerjaannya memecahkan persoalan persoalan masyarakat yaitu melayani masyarakat. Oleh sebab itu kita bawa kesini seperti layanan KTP dan cikal bakalnya kecamatan itu bisa melayani KTP.,”ujarnya.

Masih kata Suprawoto, itulah salah satu bentuk kalau program ini bisa membuat Magetan lebih maju dan baik.”Dengan cara dekat dengan rakyat dan bertatap muka secara langsung supaya program-program pemerintah kabupaten Magetan bisa menyentuh ke masyarakat,”paparnya.

Iswahjudi Yulianto kepala  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Permasdes) Kabupaten Magetan menuturkan terselenggaranya Sambang Desa di desa Gunungan, kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur bukan merupakan media formal, akan tetapi bupati memberikan wacana yang sangat cair.

“Dalam acara Sambang desa ini akan muncul komunikasi interaktif. Disini bupati sangat memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bicara secara langsung. Mengeluh dan mencari solusi,”ucap Yuli.

Pada prinsipnya bupati Magetan sudah membongkar  suatu alam birokrasi yang luar biasa.”Ada dua system perubahan dalam acara sambang desa ini, yakni pertama pelayanan kecepatan dinas ditutut untuk melayani masyarakat dengan cepat dan secepatnya tanggap dengan permasalahan masyarakat, seperti misal pelayanan KTP, Kesehatan dan masih banyak lainnya.

Sedangkan kedua, dulu sambang desa merupakan komunikasi formal tapi sekarang oleh beliau dibalik yakni pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarkat untuk menyampaikan apa yang menjadi keluahan selama ini,”terang Yuli.

Sementara itu,  acara sambang desa malam hatrinya digelar hinburan yaitu dengan menampilkan wayang kulit semalam suntuk.”Cara wayang ini merupakan sebagai bentuk  pelestarian budaya nenek moyang. Dan satu lagi pemain mulai dari dalang, sinden, penabuh gamelan bahkan semua yang ada diacara sambang desa ini adalah orang dalam semua,. Tidak boileh orang luar. Ini dilakukan ileh beliau karena untuk memperdayakan lingkungan yang nantinya akan mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan dibidang sosial maupun bidang ekonomi,”pungkasnya Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.