SKI News
Festival Bambu Magetan: Jangan Kaget Kalau Disamperi Petugas Berbaju Kuning

Petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan memberikan edukasi kepada pengunjung Festival Bambu di halaman GOR Ki Mageti, Magetan. Dengan pendekatan yang ramah, petugas mengingatkan pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya guna menjaga kebersihan dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung, Jumat (19/6/2026).
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Di tengah ramainya Festival Bambu yang berlangsung di halaman GOR Ki Mageti Magetan pada 16–21 Juni 2026, empat petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan terlihat aktif berkeliling area acara.
Mengenakan seragam berwarna kuning terang yang mudah dikenali, mereka menyapa pengunjung satu per satu, terutama yang sedang membawa makanan dan minuman.
Namun, kehadiran mereka bukan untuk menegur atau mencari kesalahan, melainkan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan pendekatan yang santun dan ramah, para petugas mengingatkan pengunjung agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan setelah selesai makan atau minum.
Rama, koordinator kegiatan tersebut, mengatakan bahwa tugas memberikan edukasi kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan selama Festival Bambu berlangsung.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Edukasi ini menjadi bagian dari tanggung jawab kami agar lingkungan festival tetap bersih dan nyaman,” Rama.
Menariknya, pendekatan yang dilakukan para petugas mendapat respons positif dari pengunjung.
Beberapa pengunjung mengaku awalnya sempat kaget saat didatangi petugas berbaju kuning.
Namun setelah mengetahui maksud kedatangan mereka, pengunjung justru merasa senang karena diingatkan dengan cara yang baik dan tidak menggurui.
“Saya kira mau ditegur soal apa, ternyata hanya mengingatkan agar sampah dibuang ke tempat sampah. Menurut saya bagus karena membuat pengunjung lebih peduli kebersihan,” ujar salah seorang pengunjung.
Selama Festival Bambu berlangsung, suasana acara terpantau tertib dan nyaman.
Kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan juga terlihat cukup baik.
Tempat sampah yang disediakan panitia dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang datang menikmati berbagai pameran dan pertunjukan.
Melalui edukasi yang dilakukan secara langsung, DLHP Kabupaten Magetan berharap budaya membuang sampah pada tempatnya tidak hanya diterapkan selama festival berlangsung, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Festival Bambu sendiri berlangsung mulai 16 hingga 21 Juni 2026 dan menjadi ajang promosi berbagai produk kreatif berbahan bambu sekaligus sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat. **
Jurnalis:Tim redaksi.
