SKI News
Jangan Cuma Jadi Penonton! Inotek Award 2026 Magetan Dibuka, Inovasi Lokal Berpeluang Tembus Dunia

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kabupaten Magetan, Weni Subianto,
Suarakumandang.com. BERITA MAGETAN. Kesempatan bagi masyarakat dan pelajar di Kabupaten Magetan untuk menunjukkan kreativitas kembali dibuka Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Magetan resmi membuka pendaftaran Inotek Award 2026, ajang tahunan yang menjadi wadah lahirnya berbagai inovasi unggulan dari daerah.
Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kabupaten Magetan, Weni Subianto, mengatakan Inotek Award merupakan kompetisi yang diperuntukkan bagi masyarakat umum maupun pelajar yang ber-KTP Kabupaten Magetan.
Melalui ajang ini, pemerintah daerah ingin mendorong tumbuhnya budaya inovasi sekaligus memberikan ruang bagi para inovator untuk menampilkan karya terbaiknya.
“Setiap tahun kami menggelar Inotek Award untuk memberikan wadah kepada masyarakat dan pelajar agar berani menunjukkan inovasinya. Harapannya semakin banyak ide kreatif yang lahir dari Magetan,” ujar Weni.
Menurutnya, inovasi yang dilombakan tidak terbatas pada satu bidang saja.
Peserta dapat mengajukan karya di bidang pangan, kesehatan, kecantikan, teknologi tepat guna, hingga berbagai inovasi lain yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Beragam karya inovatif telah lahir dari kompetisi tersebut. Salah satunya adalah sistem absensi berbasis pengenalan wajah (face detector) karya pelajar SMP Negeri 1 Magetan yang berhasil menjadi juara pada Inotek Award 2024.
Selain itu, terdapat inovasi produk pangan seperti abon berbahan sayuran dan olahan bonggol pisang, serta produk kecantikan berbahan alami dari daun kelor maupun bunga mawar.
Inovasi tersebut dinilai mampu memanfaatkan potensi lokal sekaligus memiliki nilai tambah secara ekonomi.
Weni menjelaskan, peserta yang berhasil menjadi pemenang tidak hanya memperoleh penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Magetan, tetapi juga berkesempatan mengikuti kompetisi inovasi di tingkat provinsi, nasional hingga internasional.
Prestasi itu telah dibuktikan oleh peserta asal MAN 2 Magetan yang berhasil mewakili Indonesia dalam ajang inovasi di Kamboja.
Mereka mengembangkan teknologi sistem deteksi dini kebakaran yang mampu memberikan peringatan secara otomatis sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Tidak hanya berhenti pada pemberian penghargaan, Bapperida juga memberikan pendampingan terhadap inovasi yang dinilai memiliki prospek.
Karya-karya tersebut akan diarahkan untuk memperoleh perlindungan hak kekayaan intelektual sebelum dipublikasikan, sehingga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
Untuk penyelenggaraan Inotek Award 2026, pendaftaran telah resmi dibuka.
Hingga saat ini baru satu peserta yang telah mendaftarkan diri.
Jumlah tersebut masih jauh dibandingkan pelaksanaan tahun 2025 yang diikuti 88 peserta.
Bapperida berharap masyarakat umum maupun pelajar di Kabupaten Magetan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengirimkan karya inovasi terbaik.
Melalui Inotek Award, diharapkan semakin banyak inovasi lahir dari Magetan dan mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional.*.
Jurnalis: Tim redaksi.
