Connect with us

SKI News

Dampak COVID-19 Terhadap Anak-anak Di Magetan

Published

on

Indriana Agustin kepala Bidang P3A PPKB dan PP) Kabupaten Magetan, Jawa Timur

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Indriana Agustin kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P3A) Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB dan PP) Kabupaten Magetan, Jawa Timur menuturkan bahwa selama masa pandemic COVID-19 banyak membawa dampak besar terhadap anak-anak diusia sekolah SD dan SLTP.

“COVID-19 melahirkan protocol kesehatan pakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan dengan sabun,”ujar Indriana kepada jurnalis suara kumandang. Selasa, (20/10/2020) lalu,

Lebih lanjut, hal ini telah mengubah mekanisme anak sekolah secara dratis dengan kebijakan pemerintah anak-anak diharuskan melakukan aktifitas belajar dari rumah.

“Keadaan ini mengundang pertanyaan anak-anak sekolah terutama bagi orang tua terhadap kesehariannya telah “hilang”,”jelas Indriana lagi.

Lanjutnya, mereka akan merasa kehilangan, apalagi sudah hampir satu tahun mereka belajar dari rumah.”Keseharianya belajar di sekolah, keluar rumah untuk datang dan pergi dari rumah ke sekolah, kini sudah tak  dirasakan lagi,”ungkapnya.

Menurutnya, ini tidak mudah bagi orangtua, sebab, selama ini sudah ada reaksi beragam muncul dari anak-anak sekolah dalam menghadapi perubahan tersebut. ”Yang jelas sebagian orangtua dan anak-anak akan kecewa karena kehilangan kesempatan untuk bisa bermain bercanda ria bersama teman-temannya, bahkan sampai kenaikan maupun kelulusan yang biasa diadakan setiap tahun oleh sekolahan sudah tak dirasakan,”katanya.

“Apalagi mekanisme belajar telah dirubah dari rumah, secara otomatis ini akan merubah jadwal kegiatan orang tua murid karena turut mengawasi anak-anaknya dalam mengikuti program pelajaran dirumah,”terang Indriana.

Imbuhnya, bahkan orangtua juga turut serta mengikuti dalam proses membimbing tata cara pelajaran “online” dengan  memandu anak-anak  mengikuti pelajaran.

“Kami berharap bagi orang tua untuk selalu memberikan pelajaran disiplin selama dirumah. Dan selalu aktif komunikatif terhadap anak  dan menciptakan sebuah kegiatan yang membuat anak-anak tidak merasa kehilangan dimasa pandemic ini,”pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.