SKI News
Cuaca Ekstrem, BPBD Ngawi Himbau Masyarakat Waspada
Suarakumandang.com, BERTA NGAWI. Menghadapi cuaca ekstrem seperti yang terjadi saat ini, ditandai seringkali terjadi hujan disertai angin kencang, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mengharapkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaannya.
Terbaru rumah milik Sri Harmini warga desa Cepoko Ngrambe roboh akibat diterjang angin kencang disertai hujan, Rabu ( 04/03/2020).
Angin disertai hujan deras menerjang desa ini sepanjang sore, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka.
BPBD Ngawipun memastikan jika kejadian serupa masih berpotensi terjadi hinga bulan ini ( Maret-red).
“Kejadian hujan deras yang disertai angin kencang masih akan terus berpotensi terjadi hingga bulan ini, sebagaimana ramalan BMKG tentang intensitas hujan yang lebat di wilayah Ngawi” kata Prila Yudha Putra, Kepala BPBD Ngawi menyikapi kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di Ngawi.
“Karenanya kami harap agar masyarakat tetap waspada, terutama saat tanda tanda hujan lebat akan datang” imbuh Yudha.
Yudha juga menambahkan jika pihaknya mengupayakan pemantauan cuaca ekstrem melalui radio-radio frekuensi dan bekerja sama dengan BMKG, jasa tirta, dan para relawan, untuk memantau kemungkinan terjadi banjir.
Selain itu koordinasi dengan BPBD wilayah sekitar juga dilakukan, karena Ngawi menjadi titik tèmu poros sungai besar yaitu sungai Madiun dan Bengawan Solo yang menampung curah hujan berbagai wilayah sekitar Ngawi.
Untuk itu dalam menerapkan siaga banjir, BPBD menyiapkan sejumlah peralatan seperti 24 unit perahu karet berikut petugas dan relawan yang disagakan di sejumlah tempat rawan banjir.
Meskipun dilaporkan sejumlah kota/ kabupaten sekitar Ngawi mengalami banjir dan bermuara di kedua sungai diatas namun potensi banjir wilayah Ngawi untuk sementara ini dinilai masih cukup aman.
Jurnalis :Ahmad Hakimi
