Connect with us

SKI News

Begini Perasaan Bupati Magetan Setelah Exit Tol Yang Diminta Disetujui Jokowi

Published

on

Suprawoto Bupati Magetan. Foto: Cahyo Nugroho (Dok)

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN.” Secara pribadi saya sangat senang sekali karena permintaan Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur untuk dibangunkan exit tol di ruas tol Ngawi-Kertosono disetujui Presiden Joko Widodo (Jokowi), demikian komentar Suprawoto, Bupati Magetan. Jumat,(06/12/2019).

“Tentu saya secara pribadi sangat senang sekali, meski secara resmi belum,” ujar Suprawoto kepada jurnalis Suara Kumandang.

Dia juga mengatakan bahwa keinginan memiliki exit tol di wilayah Kabupaten Magetan sudah diusulkan ke pemerintah pusat sejak akhir tahun 2018 lalu.

“Upaya kami minta exit tol dalam pikiran saya hanya satu, yaitu bagimana Kabupaten Magetan bisa cepat maju, dan itu tak ada yang lain, semoga segera terealisasi,” ungkap Bupati Magetan yg juga Mantan Sekjen Kemkominfo Republik Indonesia.

Suprawoto menjelaskan jika program exit tol di wilayah Kabupaten Magetan terwujud maka tidak menutup kemungkinan akan berpengaruh besar bagi masyarakat Magetan dari segala bidang, khususnya bidang pariwisata maupun industri.

“Untuk masyarakat Magetan apabila sudah terealisasi, ini merupakan momentum bagus untuk Magetan bisa lebih cepat berkembang, menjadi lebih maju dan baik,” ungkap Suprawoto.
Dalam hal ini Suprawoto mengucapkan terima kasih atas perhatian Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia yang telah memperhatikan juga nantinya menteri PUPR yang akan mengeksekusi.

Sementara itu, ruas jalan tol Ngawi-Kertosono yang membentang di wilayah Kabupaten Magetan sepanjang 7 kilometer melewati 5 desa di Kecamatan Kartoharjo yakni Desa Kartoharjo, Jajar, Gunungan, Jeruk dan Sukowidi.

Sesuai informasi dari Dinas Pekerja Umum dan Penatan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan, Jawa Timur sesuai rencana gerbang tol akan ditempatkan di desa Gunungan.

Sedangkan jalan menuju gerbang tol akan melalui 3 desa yakni Desa Kartoharjo, Desa Mrahu dan Desa Bayemtaman yang sesuai rencana jalan kabupaten akan diahlikan menjadi jalan propinsi. Sementara jalan yang melintasi di rel kereta api akan dibangun jembatan layang.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.