Connect with us

SKI News

Banaran Pulung Kembali Longsor, 4 Titik Longsor Setelah Diguyur Hujan 6 Jam Lamanya

Published

on

Salah satu rumah warga yang terkena longsoran tanah

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada rabu malam (03/02/2021) selama 6 jam guyur Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menyebabkan bencana tanah longsor. Akibatnya empat rumah warga rusak tertimpa tanah longsor.

Boyadi pemilik rumah yang tertimpa tanah longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo mengatakan bahwa, saat kejadian ia berada di dalam rumah bersama keluarga. “Pas itu hujan lebat, terus saya dengar suara gemuruh. Pas saya lihat tebing ternyata tanahnya sudah mulai turun,” kata Boyadi.

“Saat itu saya sekeluarga yang ada didapur langsung lari kekandang menghindari longsoran,” terangnya kepada wartawan.

Masih kata Boyadi, ia mengungkapkan bahwa pada hari kamis pagi sejumlah warga gotong royong membersihka rumah miliknya. “Akibatnya tembok kamar permanent saya rusak dan sejumlah perabotan dalam kamar juga rusak tertimbun longsor,” jelasnya.

Lanjutnya, karena diguyur hujan deras selama 6 jam diduga tanah tidak dapat menahan drainase air. Sehingga tebing tanah setinggi 5 meter longsor menimpa rumah warga.

AIPTU Wasis Suwondo Kanit Binmas Polsek Pulung memaparkan bahwa bencana tanah longsor terjadi di 4 titik. Diantaranya 2 titik di Desa Banaran, 1 titik Desa Wagir Kidul, dan terakhir di Desa Singgahan. “Bencana ini mengakibatkan kerugian meteril berupa rusaknya dinding rumah warga, alhamdulillahnya tidak ada korban jiwa,”paparnya.

” longsor ini terjadi karena intensitas air hujan yang tinggi. Hujan turun dari pukul 14.00 WIB sampai 20.00 WIB kemarin sore,”pungkasnya.

Untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, penghuni rumah sementara waktu memilih untuk tidur bersama di ruang tamu.

Jurnalis: Tim.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.