Connect with us

SKI News

Antok dan Jumirin sudah Mulai ‘eyel-eyelan’

Published

on

Jumirin diinterupsi, Hari Cahyono beri waktu tambahan 3 menit dalam penyampaian visi misi di DPD Partai Nasdem
( 28/10/2019).

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Ada hal yang menarik hingga membuat suasana sempat tegang dalam acara penyampaian visi misi oleh para bakal calon ( balon-red) Pilbub Ngawi di DPD Partai Nasdem Senin kemarin ( 28/10/2019).

Berawal dari giliran Jumirin, salah seorang balon bupati dalam menyampiakan visi misinya diinterupsi oleh balon lainya, Dwi Riyanto Sudjatmiko ( Antok-red), karena dinilai melenceng dari tujuan acara.

Interupsi yang diarahkan Antok kepada ketua pelaksana, Siswanto, tersebut karena Jumirin dianggap lebih banyak berorasi tentang evaluasi kinerja pemerintahan sekarang dari pada visi misinya.

Namun Siswanto tidak juga mengambil sikap hingga debat kusir keduanya sempat terjadi karena Jumirin berdalih jika yang disampaikan sebagai latar belakang dari visi misi yang akan disampaikan .

Melihat suasana mengarah ketidak nyamanan, Ketua DPD Partai Nasdem Ngawi Hari Cahyono yang duduk ditengah audien , menengahi, dan memberikan tambahan waktu 3 menit agar Jumirin segera membacakan visi misinya. Jumirin pun akhirnya nurut, dan acara kembali berlanjut.

Usai acara Jumirin pun menyampaikan kekecewaanya, selain karena waktunya yang berubah dari sekenario awal yang diterima pihaknya yaitu 30 mnit, namun pada menit menit terakhir panitia justru membatasi hanya kisaran 5 menit.

“Bagi saya rasanya kurang puas, karena sebelumnya panitia menyampaikan kepada kami waktunya 30 menit kini berubah hanya 5 menit, jadi saya belum bisa menyampaikan visi misi saya secara utuh, apalagi kandidat baru seperti saya harus cukup waktu untuk mengupas tuntas permasalahan yang ada dan penyelesaianya,” ungkap Jumirin.

Ada 5 orang pendaftar yang kemarin diketengahkan oleh DPD Partai Nasdem Ngawi yang hendak berburu rekom sebagai balon, dua diantaranya sudah memastikan sebagai pasangan balon Bupati dan Wakil Bupati, yaitu Onny Anwar dan Dwiriyanto Sudjatmiko. Dua orang mendaftar sebagai balon Bupati adalah, Jumirin dan Dian Andi Surya Putra, serta seorang sebagai balon Wakil Bupati yaitu mantan ketua KPUD Ngawi, Syamsul Wathoni.

Dari penyampaian visi misi para balon, muncul dua narasi yang berhadapan yaitu antara narasi melanjutkan dan narasi perubahan ( pergantian-red). Narasi melanjutkan, disampaikan oleh pasangan balon Onny dan Antok, sedangkan narasi perubahan banyak disampaikan oleh ketiga lainya.

Dalam pemaparan visinya, Ngawi mandiri dan berakhlak berbasis agropolitan bertaraf nasional, Onny menyampikan keberhasilan yang kini dicapai oleh Ngawi dan orientasi kedepanya untuk menjadi lebih sukses dan berkembang.

Sedangkan Jumirin yang mengusung visi bangkit bersama wujudkan bumi Ngawi ngawiyat ngawiti Ngawi nyawiji nata pranatan jejegne adil sejahtera dan bermartabat, mensiratkan perlu adanya gerakan untuk memulai perubahan menyeluruh, terutama tata pelaksanaan birokrasi demi mencapai kesejahteraan yang bermartabat.

Sementara itu dua balon terakhir , yaitu Syamsul Wathoni dan Dian Andi Surya Putra sayangnya tidak secara spesifik mengenai perubahan yang akan diusung dalam pemaparan visi misinya, hanya mereka satu paham tentang perlunya perubahan tata  birokrasi.

Pemaparan visi misi merupakan fase terakhir dari proses penjaringan balon Bupati dan Wakil Bupati pada pilbub Ngawi 2020 yang diadakan oleh DPD Partai Nasdem, berikutnya semua hasil verifikasi akan dilimpahkan ke tingkat DPW dan berakhir di meja DPP untuk menentukan rekom yang akan diturunkan.

Jurnalis:  A.M. Mustofa

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.