Air Sungai Gandong Bau, Ini penyebabnya

Suprawoto Bupati Magetan

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN.Bicara soal bau tak sedap yang muncul dari sungai gandong sudah menjadi hal yang biasa ditelinga masyarakat Magetan. Aroma limbah itu dari lingkungan industry kecil (LIK) penyamak kulit Magetan. Dan sepertinya tak ada yang mampu untuk menghentikan masalah aroma bau tak sedap itu. Ini terbukti sejak puluhan tahun hingga sampai saat ini belum tertuntaskan.

“Satu minggu yang lalu saya datang dilokasi LIK di jalan Karya Dharma di desa Ringinagung. Setelah saya lihat ternyata system kerjanya model borongan, sehingga intensitasi pekerjaannya tinggi,”ujar Suprawoto.

Dijelaskan, dalam hal ini penyebab aroma yang menyengat karena minimnya debit air yang mengalir di kali Gandong.”Idealnya adalah 30 persen air limbah dan 70 persen air kali. Dulu air Kali Gandong mengalir terus, sehingga tidak ada persoalan limbah,” kata Suprawoto.

Sementara  LIK, sudah tersedia IPAL untuk pengolahan limbah. “Harusnya IPAL-nya dimaksimalkan. Karena persoalan limbah tidak akan selesai kalau IPAL tidak bekerja maksimal dan air sungai harus mengalir berlimpah,” kata Suprawoto lagi.

Limbah penyamakan kulit dari LIK yang dibuang ke Kali Gandong selama ini meresahkan warga Magetan. Limbah itu menimbulkan aroma busuk yang sangat menyengat dan merusak lingkungan.

Kondisi air sungai Gandong menjadi keruh, berbusa, dan menimbulkan bau tidak sedap. Hingga kini, pemerintah setempat  belum menemukan solusi untuk memecahkan kasus pencemaran itu.

Limbah LIK yang puluhan tahun dikeluhkan warga Magetan  sudah berulangkali dilaporkan warga ke bupati langsung dan Polres setempat. Hingga kini  belum ada respon yang berarti.  Sepertinya ada pembiaran terhadap kasus pencemaran yang merugikan masyarakat.

Kondisi air sungai Gandong dulunya dimanfaatkan warga dan pabrik gula. Namun akibat tercemar limbah, masyarakat tak bisa memaksimalkan air Sungai Gandong. Berdasar Undang-Undang Nomer 32 tahun 2009 tentang pengelolaan lingkungan hidup, pihak yang menyebabkan pencemaran air bisa dikenakan sanksi, mulai sanksi administratif, hingga pencabutan izin usaha. Cahyo.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.