SKI Kesehatan
Cegah Virus Corona, KAI DAOP 7 Terjunkan Tim Medis Guna Cek Kesehatan Penumpang

Suarakumandang.com,BERITA MADIUN. Menindaklanjuti ditemukannya penderita virus corona atau Covid-19 di Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menjalankan atau Rail Clinic dan Kereta Inspeksi, mulai dari tanggal 7 Maret hingga 9 Maret 2020.
Vice President (VP) Daop 7 Madiun, Joko Widagdo mengatakan Rail Clinic dan Kereta Inspeksi merupakan upayakan KAI agar tidak terjadi penyebaran virus corona di area Stasiun dan Kereta Api.
layanan kesehatan juga diberikan di beberapa stasiun, diantaranya adalah Stasiun Semarang Poncol, Cirebon, Depok, dan Bogor.
Adapun Kereta Inspeksi melayani Stasiun Bandung, Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Yogyakarta, Solo, Mojokerto, Surabaya Gubeng, Bojonegoro, Purwokerto, dan Pasar Senen.
“Untuk di Daop 7 Madiun , kita hanya adakan di Stasiun Madiun ini saja,”jelas Joko. Sabtu,(07/03/2020).
KAI menerjunkan petugas paramedis yang ditempatkan dihalaman depan stasiun Madiun untuk mengedukasi para pekerja KAI dan para penumpang di stasiun. “ Selain itu para penumpang juga diperiksa suhu tubuhnya, untuk mengetahui kondisi kesehatan para penumpang ,”kata Joko.
Sebelumnya, KAI Daop 7 juga melakukan pelayanan kepada masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan untuk pengguna jasa KA, melakukan pembagian masker, dan penyediaan hand sanitizer di beberapa titik di stasiun. Serta pemasangan spanduk dan banner yang berisi imbauan untuk hidup serta sehat peringatan virus corona.
Dalam hal ini pihak KAI juga akan melakukan pencucian interior dan eksterior kereta secara rutin setiap sebelum perjalanan dengan menggunakan bahan kimia untuk sterilisasi agar kebersihan sarana kereta selalu terjaga dan menyiagakan petugas kebersihan baik di stasiun maupun selama perjalanan. Bantal yang disediakan di kereta pun selalu dalam kondisi baru tercuci bersih setiap pergantian penumpang.
“Demi efektivitas pencegahannya, kami berharap agar para pengguna jasa KA untuk menjaga kesehatan diri dan memakai masker jika sedang sakit,”pungkasnya.
Jurnalis: Tim SKI
