Connect with us

SKI News

Ini Jadinya Setelah Jalan Sawo Selosari Magetan direvitalisasi

Published

on

Eko Patrianto salah satu pemilik toko Praktis.

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Jalan Sawo kelurahan Selosari/kecamatan Magetan, Jawa Timur sepanjang 800 meter kiri-kanan ruas jalan terdapat toko perajin kulit khas Magetan.

Ada  41 toko yang  menjual produk kerajinan kulit.  Pasalnya setelah jalan Sawo direvitalisasi malah menjadi keluhan para pemilik toko yakni masalah lahan pakir.

“Setelah jalan sawo direvitalisasi ada trotoar kanan-kiri yang lebar, menurut saya nyaman sih kalau buat pejalan kaki, akan tetapi malah mengurangi kapasitas pakir khususnya kendaraan roda empat,”ujar Eko Patrianto salah satu pemilik toko Praktis.

BACA : Giliran BMI Taiwan Asal Magetan Minta Bantuan Masker ke Pemkab

Dijelaskan pula, kalau dulu kendaraan roda empat bisa pakir serong tapi sekarang lurus.”Dengan posisi kendaraan roda empat pakir lurus sudah memakan badan jalan, jadi akan sulit jika berpas-pasan dengan kendaraan dari dua arah,”jelas EKo.senin, (24/02/2020) lalu saat ditemui dirumahnya.

“Dari permasalahan tersebut  sebenarnya kita butuh  lahan pakir, kalau sudah ada lahan pakir itu akan enak bagi pengguna jalan kaki khususnya bagi pengunjung ketika saat akan jalan-jalan sambil membeli produk kulit khas Magetan,”terang Eko.

Menurut Eko, jika ingin membuka lahan pakir akan lebih baik dekat dengan lokasi jalan Sawo.”Ada sih, lahan pakir yang dekat dengan jalan Sawo yaitu sebelah utara jalan Sawo kira-kira jaraknya 200 meter dari jalan Sawo,”kata Eko Lagi.

“Memang awalnya kalau tempat pakir tersebut sudah terealisasi, itu akan agak jauh dari bagi pemilik toko sepatu yang berada di sebelah barat, akan tetapi saya yakin lama kelamaan akan menjadi terbiasa sebab, semua itu membutuhkan proses,”pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.