SKI News
Pemkab Ngawi Gunakan Aplikasi Siskeudes untuk Hadang Penyeleweng Anggaran Desa

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Mulai tahun ini jangan coba coba main mata atau berniat akal akalan, apalagi berharap bocoran untuk keuntungan ilegal dari dana desa.
Karena dana desa yang akan diguyurkan untuk pembangunan desa di kabupaten Ngawi kini menggunakan aplikasi berbasis IT atau online.
Aplikasi Sistem Keuangan Desa ( Siskeudes) secara resmi digunakan oleh pemerintah kabupaten Ngawi (Pemkab) Ngawi melaui Dinas Pemerintahan Desa untuk mengontrol penggunaan dana desa.
Cara hitung secara manual sudah tidak diberlakukan lagi, bahkan penggunaan dananya pun sudah terfiltur dalam aplikasi ini.
“Dana desa yang besar membutuhkan sebuah aplikasi yang mempermudah pengelolaanya, selain itu dapat menjadi alat kontrol bagi pihak terkait kepada yang dibawahnya, seperti Bupati kepada Camat, Camat kepada kepala desa, kepala desa kepada perangkat, sehingga upaya penyelewengan atau penyalahgunaan dana desa dapat terminimalisir,” kata Bupati Ngawi Budi Sulistyono saat meluncurkan Siskeudes secara resmi pada Kamis ( 06/01/2020).
Bukan hal yang gampang memang untuk mentranformasikan sistem dari manual ke IT berbasis online apalagi penerima anggaran adalah pemerintahan desa baik secara kultur, infrastruktur dan SDM masih banyak yang belum memadai.
Hal tersebut diakui oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD), Kabul Tunggul Winarno.
“Aplikasi Siskeudes ini, memaksa semua pihak terkait agar melek IT, karena aplikasi tersebut menjadi sistem pantau terhadap setiap perkembangan, laju realisasi anggaran secara tepat dan akurat, sehingga mendukung sistem pelaporan yang akuntabel,” kata Kabul.
Menurut Kabul lepas dari kendala yang ada, sebaliknya dengan aplikasi siskeudes ini, secara langsung akan berdampak pada percepatan pembangunan desa, apalagi bendera start pengajuanya dan lelang sudah diacungkan mulai Januari, dan pada Juni dapat terealisasi.
Jurnalis: Ahmad Hakimi.
