Connect with us

SKI News

Terkuak! Ibu Empat Anak di Ponorogo Tewas Disayat, Anak Kandung Diduga Pelaku Masih Buron

Published

on

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Fakta demi fakta kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, akhirnya terkuak.

Hasil autopsi menyebutkan ibu empat anak itu tewas mengenaskan akibat sayatan dalam di leher hingga kehabisan darah, disertai luka parah di kepala dan tangan.

Autopsi dilakukan tim Labfor dan DVI Polda Jawa Timur. Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka akibat benturan benda tumpul di kepala serta luka sayatan benda tajam di leher yang nyaris memutus saluran vital.

Kondisi tersebut memastikan kematian korban bukan kecelakaan, melainkan pembunuhan brutal.

Petugas memperkirakan aksi keji itu terjadi sejak Sabtu pagi hingga sore hari.

Kesimpulan ini diperoleh dari analisis luka, bercak darah, serta temuan medis lainnya di tubuh korban.

Ironisnya, terduga pelaku pembunuhan justru berasal dari lingkungan terdekat korban.

Polisi kini memburu Aji Saputro (29), putra pertama korban, yang diduga kuat sebagai pelaku tunggal pembunuhan terhadap ibu kandungnya sendiri.

Kuatnya dugaan tersebut diperkuat keterangan saksi dan keluarga korban. Bahkan, terduga pelaku sempat membuat status di media sosial yang mengarah pada pengakuan telah membunuh ibunya sendiri.

Dalam unggahan itu, terduga pelaku menyebutkan adanya dendam sejak kecil dan mengaku kerap mengalami kekerasan.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, membenarkan hasil autopsi tersebut.

“Korban mengalami banyak luka di bagian kepala, tangan, dan leher. Di leher terdapat luka sayatan yang hampir putus. Kesimpulan dokter, korban meninggal karena kehabisan darah akibat luka di leher,” ujar Imam.

AKP Imam juga menegaskan bahwa hasil pendalaman sementara menunjukkan posisi terakhir terduga pelaku berada di wilayah Gunungkidul. Polisi pun terus melakukan pengejaran lintas wilayah.

Selain memburu pelaku, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti ditinggalkan terduga pelaku di wilayah Gunungkidul.

Di antaranya sebuah kampak dan sepeda motor yang diduga digunakan saat melarikan diri.

Kasus ini menambah daftar panjang tragedi kekerasan dalam keluarga berujung maut.

Polisi mengimbau masyarakat mengetahui keberadaan terduga pelaku untuk segera melapor agar proses hukum dapat segera dituntaskan.

jurnalis: Tim Redaksi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *