Connect with us

SKI News

Suami Dituding Selingkuh, Istri Hancurkan Rumah Permanen Senilai 350 JUTA

Published

on

Proses penghancuran rumah

Suarakumandang.com,BERITA PONOROGO. Lagi-lagi  kesal dengan pasangan hidup (suami-istri) tapi ini berbeda, beberapa waktu lalu Sabtu, (07/03/2020) sempat viral vidio suami yang bekerja di Korea Selatan nekat menghancurkan rumah permanen karena sang istri selingkuh dengan laki laki lain.

Kali ini sebuah rumah dengan luas 72 meter di desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur,Sabtu,(14/03/2020) dirobohkan paksa dengan alat berat hingga rata tanah. Lantaran sang isri yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Hongkong menuding suaminya selingkuh. Bahkan Rumah permanan dibangun lima tahun lalu.

Dibongkarnya rumah tersebut, karena adanya pihak ketiga didalam bahtera rumah tangga Soini (38) dan Soeran (42), yakni Soeran kedapatan menjalin hubungan asmara dengan wanita yang tinggal satu desa. padahal pasangan suami istri yang menikah sejak 15 tahun yang lalu sudah dikaruniai seorang anak perempuan berusia 13 tahun.

Jemirah kepala Desa Krebet menjelaskan perobohan rumah ini kemungkinan ada kaitanya dengan pihak ketiga yakni laki-laki.”Istilah ada pihak ketiga seperti selingkuhannya,”ujar Jemirah.

“Kami sebenarnya sudah mengadakan mediasi dengan masyarakat terutama saudaranya. Bahkan Kamituwo dan pak RT-nya sudah melakukan mediasi untuk rujuk kembali namun Soeran tidak mau,”kata Jemirah.

Dia juga mengatakan, jika bangunan tersebut dibangun diatas atas milik Soeran.”Kalau biaya pembangunan sesuai informasi dari istrinya yang bekerja di Hongkong,”paparnya.

Namun tidak ada kesepakatan, Soini akhirnya memilih menghancurkan rumah permanennya.“Rumah ini  dibangun dari hasil keringat Soini selama menjadi TKW di Hongkong dengan biaya pembangunan mencapai Rp. 350 juta,”katanya.

Dalam hal ini hubungan mereka masih status sah suami-istri dan belum ada keputusan dari pengadilan agama

Polisi polsek Jambon yang datang dilokasi masih akan mendalami kasus ini. Termasuk memintai keterangan pasutri yang kini memilih menutup diri.

“Untuk permasalahn masih kita dalami, untuk permasalahan, ini masalah keluarga, yang jelas sampai saat ini tidak ada masalah antar pihak, mereka saling menyadari tidak mempermasalahkan masalah pembongkaran ini,”terang IPTU Nanang Budianto Kapolsek Jambon.

Sementara itu, kasus penghancuran rumah akibat adanya orang ketiga ini bukan pertama terjadi di Ponorogo. Sabtu,(07/03/2020) lalu seorang suami yang bekerja di Korea juga nekat menyewa alat berat untuk mengancurkan rumah permanen karena melihat sang istri selingkuh dengan pria lain. Bahkan vidio penghacuran rumah pun sempat viral di jagat dunia maya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.