SKI News
Seserahannya Bikin Melongo! Pengantin Ponorogo Dikasih “Dua Boneka” Berbulu, Ternyata Kambing Merino

Bukan emas, bukan berlian. Dua pengantin ini justru kompak mengelus sepasang kambing Merino, Merino dan Merina, yang menjadi seserahan unik di hari bahagia mereka. Bulu tebal, wajah imut, bikin momen pernikahan makin anti-mainstream.
Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Kalau biasanya seserahan pernikahan bikin mata melirik karena perhiasan, seperangkat alat salat atau barang mewah, pasangan pengantin di Kabupaten Ponorogo ini justru memilih jalur yang anti-mainstream.
Bukan kambing biasa pula. Pengantin pria, Malindo Agus Sutrisno, memberikan sepasang kambing jenis Merino kepada sang istri, Wilujeng Sri Utami, sebagai kejutan di hari pernikahan mereka.
Yang bikin tambah gemas, kambing berbulu lebat dan lembut tersebut memang sudah lama diidam-idamkan Wilujeng.
Momen seserahan unik itu berlangsung saat resepsi pernikahan keduanya di Desa Paringan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Kamis (6/8/2026).
Video pemberian kambing tersebut kemudian viral dan mengundang perhatian karena seserahannya benar-benar out of the box.
Sepasang kambing Merino itu tampil bak boneka hidup. Bulunya tebal, lembut, nyaris menutupi wajah, sementara tingkahnya disebut menggemaskan.
Belakangan terungkap, kejutan tersebut bukan ide dadakan.
Malindo mengaku istrinya sudah berkali-kali mengirim video kambing Merino melalui TikTok dan Instagram. Pesan tersiratnya akhirnya terbaca juga.
“Awalnya kan istri suka kirim video-video di TikTok, di Instagram itu. Sampai blenger istilahnya saya. Ya udahlah, istri kayaknya minta ini,” ujar Malindo.
Karena kambing Merino tidak mudah ditemukan di Ponorogo maupun Magetan, Malindo rela mendatangkannya dari Wonosobo, Jawa Tengah.
Ia pun tak menyangka hadiah yang awalnya hanya dimaksudkan sebagai kejutan untuk istri justru ikut menjadi sorotan.
“Ini kan sempat viral, nyangka nggak, Ya nggak nyangka. Kan hanya buat surprise istri, ternyata kok malah jadi viral,” katanya.
Sepasang kambing tersebut kemudian diberi nama Merino dan Merina.
Bukan sekadar pajangan seserahan, keduanya kini mendapat perlakuan istimewa. Diajak jalan-jalan, diajak bermain, bahkan dirawat layaknya anggota keluarga.
Wilujeng mengaku sudah punya rencana panjang untuk kedua kambing tersebut. Ia ingin memeliharanya, mengembangbiakkan, sekaligus membuka peluang menjadi peternak kambing Merino di Ponorogo.
“Kambingnya itu mau tak rawat terus, mau tak kembang biakan. Siapa tahu nanti aku bisa jadi peternak kambing Merino sukses di Ponorogo,” tuturnya.
Menurut Wilujeng, Merino punya sejumlah keunikan. Selain lucu dan jinak, kambing tersebut dinilai tidak terlalu berisik dan tidak mengeluarkan bau prengus seperti kambing yang biasa ditemuinya.
“Kalau kambing biasa kan bau prengus gitu loh. Kalau itu meskipun diuleng-uleng saya nggak bau kambing sama sekali. Dan nggak berisik. Lapar ya nggak ini. Terus lucu, kayak boneka,” katanya.
Kambing yang masih berusia sekitar tiga bulan itu dimandikan maksimal dua hari sekali menggunakan sampo. Tubuhnya disiram, disikat, kemudian dikeringkan menggunakan hair dryer.
Pakan berupa sayuran segar juga diberikan untuk menjaga kesehatan sekaligus membuat bulunya tetap cantik.
Bagi Wilujeng, seserahan tersebut bukan cuma soal kambing.
Ada perhatian, ada kejutan, sekaligus ada peluang usaha yang mungkin saja berkembang menjadi peternakan.
Jadi, kalau seserahan biasanya bikin calon istri sibuk menghitung harga emas, pasangan ini justru sibuk mengelus bulu Merino.
Romantisnya beda kelas. Dari kode di TikTok, berujung kambing di pelaminan.***…
Jurnalis: Priyam.
